Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Tb. Moh. Wase’ , Muassis Pesantren As- Salafiyah Banten
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Tb. Moh. Wase’ , Muassis Pesantren As- Salafiyah Banten

1908 – 2004 M · 3.446 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Tb. Moh. Wase’ berasal dari Jiput, Pandeglang. Beliau merupakan anak dari KH. Tb. Zainudin dan ibu Ratu Zahroh. KH. Tb. Zainudin yang juga adalah seorang kyai di Jiput,lahir di Tenjolahang, Jiput pada tanggal 11 November 1908.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Wafat
1.3  Riwayat Keluarga

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Mengembara Menuntut Ilmu
2.2  Guru-Guru

3.    Penerus
3.1  Murid-murid

4.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1  Mendirikan Lembaga Pendidikan Islam
4.2  Karier
4.3  Karya

5.    Referensi

1.  Riwayat Hidup dan Keluarga 
1.1 Lahir

KH. Tb. Moh. Wase’ lahir pada tanggal 11 November 1908 yang berasal dari Jiput, Pandeglang, beliau merupakan anak dari KH. Tb. Zainudin dan ibu Ratu Zahroh. KH. Tb. Zainudin yang juga adalah seorang kyai di Jiput, lahir di Tenjolahang.

1.2 Wafat
KH. Tb. Moh. Wase’ wafat pada tanggal 8 Agustus 2004 (24 Jumadil Akhir 1425 H) pada usia 94 tahun karena sakit yang dideritanya sejak lama. Wafatnya KH. Tb. Moh. Wase’ meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, kerabat, murid-murid dan masyarakat Cinangka yang telah merasakan banyak manfaat dari kehadiran KH. Tb. Moh. Wase’ di tengah-tengah mereka.

1.3 Riwayat Keluarga
KH. Tb. Moh. Wase’ ketika dewasa menikah dengan Hj. Ratu Mahfudhoh yang merupakan anak dari Syekh Tubagus Ma’mun dan Nyai Salhah. Syekh Ma’mun yang merupakan seorang kyai yang cukup terkenal dan memiliki pesantren di Lontar, Serang. Kemudian setelah menikah, KH. Tb. Moh. Wase’ tinggal bersama istrinya di Cilegon.

KH. Tb. Moh. Wase’ dan istrinya dikaruniai 7 orang anak, 5 orang anak laki-laki dan dua orang anak perempuan, di antaranya KH. Tb. Iin saat ini tinggal di Depok, Tb. Aom Zaelani (telah wafat), Tb. Fuad di Cilegon, Hj. Ratu Uus tinggal di Bogor, Ustadz Tb. Tating tinggal di Cilegon, Tb. Muawini tinggal di Cibeber, dan Ratu Wardah tinggal di Sempu, Serang.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

Pondok Pesantren yang dipilih KH. Tb. Moh. Wase’ setelah belajar dari ayahnya sendiri, melanjutkan pendidikannya ke Pondok Pesantren di Gentur Cianjur tepatnya di pesantren yang dipimpin oleh ulama terkenal yaitu Aang Nuh. Saat di dalam pesantren, beliau banyak mendapatkan pengetahuan agama KH. Tb. Moh. Wase’ selalu berusaha mengamalkan yang diajarkan oleh gurunya di dalam pesantren.

Untuk melacak latar belakang pendidikan KH. Tb. Moh. Wase’ secara detail merupakan suatu hal yang tidak mudah. Hal ini dikarenakan oleh beberapa faktor. Pertama, tidak ada bukti tertulis yang menjelaskan kapan dan di mana saja ia pernah belajar. Kedua, tidak ada informan yang semasa atau seusia dengannya yang bisa dimintai keterangan dan informasi mengenai riwayat KH. Tb. Moh. Wase’. Keluarga serta murid-muridnya pun tidak mengetahui persis KH. Tb. Moh. Wase’ pernah belajar d

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+