KH. Ali Imron Pendiri Pondok Pesantren Al-Istiqomah Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Wafat
1.3 Riwayat Keluarga
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1 Mengasuh Pesantren
4.2 Karier
5. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Ali Imron bin KH. Muhammad Faqih merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Baitul Arqom, Lemburawi, Kabupaten Bandung. Beliau lahir pada hari Rabu 15 Oktober 1936, yang merupakan putra keempat dari sembilan bersaudara dari pasangan mama KH. Muhammad Faqih dan Hj. Maryamah.
1.2 Wafat
KH. Ali Imron telah berpulang ke Rahmatullah pada hari Senin, 28 Rabiul Akhir 1426 H, tepatnya tanggal 6 Juni 2005 pada pukul 16.30 WIB.
1.3 Riwayat Keluarga
KH. Ali Imron menikah dengan seorang wanita sholehah, dari pernikahan itu dikaruniai beberapa anak.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
Selepas mengenyam pendidikan di SR (Sekolah Rakyat) di Leuburawi, Ciparay, pada tahun 1948, beliau meneruskan sekolah serta mondok di Pondok Pesantren Gunung Puyuh, Sukabumi selama 3 tahun, dan mengikuti pesantren kilat (pasaran) dan meneruskan pengembaraan menambah ilmunya, dengan belajar ke Pondok Pesantren Al-Islamiyah Menes Pandeglang Banten.
Tahun 1951-1952, beliau pernah tercatat sebagai salah satu Mahasiswa di Akademi Bahasa Asing di Cikini Raya, Jakarta Pusat. Kemudian pada tahun 1952-1963 kembali menjadi santri salah satu pesantren yang sangat terkenal di Jawa Barat, yaitu Pondok Pesantren Cintawana, Singaparna.
2.2 Guru-Guru
1. KH. Muhammad Faqih
2. KH. Sanusi Gunungpuyuh
3. KH. Ishak Farid
3. Penerus Perjuangan
3.1 Anak
KH. Ahmad Fawzy Imron
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1 Mendirikan Pesantren
KH. Ali Imron mendirikan Pondok Pesantren Al-Istiqomah, Ciparay pada 1 Muharram 1419 bertepatan dengan 28 April 1998. Tanggal tersebut dipilih di antaranya merupakan hasil istikharahnya. Pada saat mendirikan pesantren, KH. Ali Imron mencanangkan bahwa bahwa Al-Istiqomah ingin berkiprah dalam menyebarkan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah sesuai dengan moto ana Muslim, ana Sunny, ana Syafi'iy, (saya seorang Muslim, seorang Sunni, dan bermazhab Syafi'i).
Dan juga dilandaskan kepada "Al-Muhafadzatu alal Qadimis Shalih wal Akhdzu Biljadidil Ashlah". Sama seperti para pendiri pesantren lainnya, cita-cita pendirian Pesantren Al-Istiqomah adalah untuk mencetak hamba-hamba yang sholeh dan mencetak ulama yang ber-akhlakul karimah.
Pondok Pesantren Al-Istiqomah pada saat berdiri hanya 15 santri, saat ini memiliki 450 santri putra dan putri. Pondok Pesantren Al-Istiqomah membuka program Tahfidz Al-Qur’an, melengkapi le
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

