Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Syekh Junaid Al-Betawi
✓ Terverifikasi Tim Riset

Syekh Junaid Al-Betawi

lahir 1840 M · 17.153 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

perempuan dikarenakan istri Syaikh Junaid Al-Betawi bernama Siti Rohmah.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

 Daftar Isi Profil Syekh Junaid Al-Betawi

  1. Kelahiran
  2. Wafat
  3. Keluarga
  4. Murid-Murid
  5. Menjadi Imam Masjidil Haram

Kelahiran

Syekh Junaid Al-Betawi dilahirkan di Pekojan. Mengenai tanggal lahirnya, tidak diketahui dengan pasti.

Wafat

Menurut Alwi Shahab, Syekh Junaid Al-Betawi wafat pada tahun 1840.

Keluarga

Syekh Junaid memilki empat orang anak. Dua laki-laki, yaitu As`ad dan Said; dua perempuan. Seorang putrinya dinikahkan dengan Imam Mujtaba, asal Bukit  Duri, Kampung  Melayu, Jakarta dan yang seorang lagi dinikahkan dengan Abdurrahman Al-Mishri.

Dari perkawinan putrinya dengan Abdurrahman Al-Mishri lahir seorang perempuan, Aminah, yang kemudian dinikahkan dengan Aqil bin Yahya yang melahirkan Usman bin Yahya.

Murid-Murid

Menurut Ridwan Saidi, Syekh Junaid mempunyai banyak murid yang kemudian menjadi ulama terkemuka di tanah air bahkan di dunia Islam. Murid-murid beliau diantaranya:

  1. Syekh Nawawi Al-Bantani Al-Jawi pengarang Tafsir Al-Munir dan 37 kitab lainnya yang masih diajarkan di berbagai pesantren di Indonesia dan di luar negeri
  2. Syekh Ahmad Khatib bin Abdul Latif al-Minangkabawi, Imam, khatib dan guru besar di Masjidil Haram, sekaligus Mufti Mazhab Syafi'i pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 serta pengarang banyak kitab.

Khusus mengenai murid-murid Betawinya yang kemudian menjadi ulama terkemuka, belum  banyak diketahui kecuali Syekh Mujitaba (Syekh Mujitaba bin Ahmad Al-Betawi) dari  Kampung  Mester yang dinikahkan dengan putri Syekh Junaid. Muridnya yang lain adalah Guru Mirshod, Ayah dari Guru Marzuki Cipinang Muara.

Menjadi Imam Masjidil Haram

Syekh Junaid Al-Betawi merupakan sosok ulama yang berpengaruh di Makkah. Di sana beliau hidup selama dan bermukim salama enam tahun dan beliau juga pernah ditunjuk untuk menjadi Imam Masjidil Haram.

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+