Kiyai Mas Alwi Abdul adalah salah satu pendiri Nahdlatul Ulama bersama Kiyai Abdul Wahab asbullah dan Kiyai Ridlwan Abdul dan lainnya, yang ketiganya bergerak secara aktif sejak NU belum didirikan.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi Profil KH. Mas Alwi Abdul Aziz
Kelahiran
KH. Mas Alwi Abdul Aziz lahir pada sekitar tahun 1890-an di Surabaya. Beliau merupakan putra dari KH. Abdul Aziz yang masuk dalam keluarga besar Ampel, Surabaya.
Pendidikan
KH. Mas Alwi Abdul Aziz memulai pendidikanya dengan belajar di Pesantren Syaikhona Kholil Bangkalan, Madura. Ketika belajar kepada Mbah Kholil, beliau satu angkatan dengan Kiai Ridlwan Abdullah, dan Kiai Wahab Hasbullah.
Kiai Ridlwan mengisahkan kepada putranya Kiai Mujib bahwa Kiai Wahab dan Kiai Mas Alwi adalah dua Kiai yang sudah terlihat hebat sejak berada di pondok, baik kecerdasan dan kepandaiannya. Kiai Mujib kemudian menyebutkan bahwa dua Kiai tersebut kemudian melanjutkan ke Pesantren Siwalan Panji, Sidoarjo, kemudian ke Makkah termasuk juga Kiai Ridlwan Abdullah.
Pencipta Nama Nahdlatul Ulama (NU)
KH. Mas Alwi Abdul Aziz, Surabaya. Nama ini tidak semasyhur Kiai Hasyim Asy’ari dan Kiai Wahab Chasbullah. Kiai Mas Alwi sosok yang sunyi, tetapi beliau orang penting dalam jejak lahirnya NU. Ayahnya, Kiai Abdul Aziz al-Zamadghon, seorang ulama besar pada jamannya, termasuk keluarga besar Sunan Ampel. Kiai Mas Alwi punya saudara sepupu yang juga masyhur, yakni KH. Mas Mansur Abdul Aziz, awalnya bersama Kiai Wahab dalam mendirikan tashwirul afkar, tapi kemudian pindah ke Muhammadiyah.
Kiai Mas Alwi Abdul adalah salah satu pendiri Nahdlatul Ulama bersama Kiai Abdul Wahab Hasbullah dan Kiai Ridlwan Abdul dan lainnya, yang ketiganya bergerak secara aktif sejak NU belum didirikan. Beliaulah yang pertama mengusulkan nama Nahdlatul Ulama. Kiai Mas Alwi Abdul merupakan putra Kiai besar kala itu, yaitu KH. Abdul Aziz yang masuk dalam keluarga Ampel, Surabaya. Beliau pernah belajar di pesantren Syikhona Kholil Bangkalan, Madura. Kemudian melanjutkan ke pondok pesantren Siwalan Panji, Sidoarjo lalu kemudian di Mekkah.
Sebagaimana disebut dal
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

