Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Ahmad Dahlan Achyad, Wakil Ketua Rais Akbar Nahdlatul Ulama Pertama
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Ahmad Dahlan Achyad, Wakil Ketua Rais Akbar Nahdlatul Ulama Pertama

1885 – 1962 M · 26.103 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Ahmad Dahlan Ahyad lahir pada tanggal 30 Oktober 1885 M bertepatan dengan 13 Muharram 1303 H di Kebondalem Surabaya

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi 

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Menjadi Pengasuh

4.    Kiprah di Nahdlatul Ulama
5.    Karya
5.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1  Lahir
KH. Ahmad Dahlan Ahyad lahir pada tanggal 30 Oktober 1885 M bertepatan dengan 13 Muharram 1303 H di Kebondalem Surabaya. Beliau adalah putra keempat dari enam bersaudara dari pasangan KH. Muhammad Ahyad dan Nyai Hj. Mardliyah.

Nasab beliau dari jalur ayah KH. Ahyad merupakan keturunan ketujuh bersambung dengan Sayyid Sulaiman yang dimakamkan di Mojoagung Jombang. Dengan begitu, ayah Kyai Dahlan masih rintisan darah dari Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati Cirebon. Karena Sayyid Sulaiman adalah putra dari Syekh Abdul Rahman Al-Syaibani, yang menikah dengan Nyai Syarifah Khadijah, Putra Maulana Sultan Hasanuddin Banten, dan cucu dari Sunan Gunung Jati. Sedangkan ibu Nyai Mardliyah (ibu Kyai Dahlan) adalah adik KH. Abdul Kahar saudagar kaya nan terkenal dari Kawatan Surabaya juga cukup dekat dengan Kyai-Kyai NU.

1.2 Wafat
Kyai Dahlan Ahyad berpulang ke Rahmatullah pada tanggal 20 November 1962 di usia 77 tahun.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1 Pendidikan
KH. Ahmad Dahlan Ahyad bermula belajar dari ayahanda beliau sendiri yakni Kyai Achyad, pemangku Pesantren Kebondalem, kemudian melalui restu orang tua beliau nyantri ke Syaikhona Kholil Bangkalan.  

Kemudian melanjutkan pengembaraan ilmu ke Kyai Mas Bahar Sidogiri Pasuruan. Sayangnya hingga saat ini, masih belum ditemukan data yang akurat apa saja yang beliau pelajari di Pesantren Kebondalem.

Hanya saja Wasid sedikit menafsirkan bahwa, di Pesantren Kebondalem (milik ayahanda beliau sendiri) Kyai Dahlan muda belajar dasar-dasar agama, praktik shalat dan ibadah lainnya. Sedangkan di Pesantren Kademangan Dahlan muda belajar ilmu Nahwu, Fiqih dan Shorof. Sedangkan di Pesantren Sidogiri Kyai Dahlan muda belajar materi tafsir, hadis dan hisab.

2.1 Guru-Guru
1. Kyai Muhammad Achyad (ayah)
2. Syaikhona Kholil Bangkalan,
3. Kyai Mas Bahar Sidogiri Pasuruan.

3. Perjalanan Hidup dan Dakwah
Perjalanan kehidupan Kyai Dahlan meninggalkan jejak yang patut untuk direfleksikan. Kyai Dahlan adalah sosok ulama yang konsisten berjuang di dunia pendidikan. Hal ini ditunjukkan dari posisinya sebagai pemangku Pesantren Kebondalem juga sebagai pendiri perkumpulan Tasiwrul Afkar. Selain sebagai sosok yang konsisten berjuang di dunia pendidikan, Kyai Dahlan begitu teguh membentengi bangsa ini dari gerakan Wahabi.

3.1 Menjadi Pengasuh

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+