Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama ·  KH. Ahmad Rifa’i Kalisalak
✓ Terverifikasi Tim Riset

 KH. Ahmad Rifa’i Kalisalak

lahir 1785 M · 22.477 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Ahmad Rifa’i Kalisalak adalah ulama NU.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Mendirikan Pesantren

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Mendirikan Yayasan
3.2  Mewariskan Batik
3.3  Melawan Penjajahan

4.    Karya-Karya
5.    Chart Silsilah Sanad
5.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir

KH. Ahmad Rifa'i lahir pada hari Kamis tanggal 9 Muharram 1200 H, bertepatan dengan tahun 1786 Masehi. Menganai tanggal lahirnya, ada juga berpendapat dalam kitab Risalah Syamsul Hilal Juz Ats-Tsani pada Bab Perimbangan Awal Tahun Hijriah dan Miladiyah menyebutkan bahwa tanggal 1 Muharram 1200 H bertepatan dengan 4 November 1785 dan ada juga yang mengatakan beliau lahir 9 Muharram 1200 H setidaknya bertepatan pada 12 November 1785.

Beliau merupakan putra dari pasangan Siti Rahmah den Raden KH. Muhammad Marhum. Sejak kecil, Ahmad Rifa’i diasuh oleh kedua orang tuanya hingga ayahnya wafat saat ia berusia enam tahun.

Menurut kalangan Rifa’iyah, beliau kemudian diasuh dan dididik oleh pamannya yang bernama  KH. Asy’ari, seorang ulama terkemuka di daerah Kaliwungu. Dan diasuh oleh KH. Asy’ari menjadikan KH. Ahmad Rifa’i tumbuh dewasa kental dengan ilmu agama Islam. Sejak kecil ia sudah memiliki kecerdasan yang luar biasa, tak heran jika kelak ia menjadi ulama besar.

2. Sanad Ilmud dan Pendidikan
2.1 Pendidikan

Perjuangan dakwah Kyai Ahmad Rifa’i dilakukan sejak beliau muda, pada usia 30-an tahun, tepatnya tahun 1833 ia menunaikan ibadah haji ke Makkah dan menetap di sana selama delapan tahun untuk menimba ilmu. Ia bertemu dengan para ulama besar di sana, saat itu jaringan ulama dunia berpusat di Makkah.

Pertemuan tersebut membuatnya semakin bersemangat menimba ilmu. Salah satu gurunya adalah Isa Al-Barawi. Iai juga pernah berguru kepada Ibrahim Al-Bajuri, seorang ulama dari Mesir meskipun kepergian Kyai Ahmad Rifa’i ke Mesir masih diragukan. Namun, karena pada masa itu banyak ulama yang beraktivitas di Makkah dan Madinah, bisa jadi Kyai Rifa’i bertemu Syekh KH. Ibrahim Al-Bajuri di sana.

Pada saat Kyai Ahmad Rifa’i menimba ilmu di Tanah Haram, beliau bertemu dengan beberapa ulama Nusantara, seperti Syekh KH. Nawawi Banten dan Syekh KH. Kholil Bangkalan. Ketiga ulama tersebut menjadi sahabat karib dan sempat melakukan diskusi terkait dakwahnya kelak. Dari hasil diskusi tersebut ketiganya bersepakat, Syekh KH. Kholil Bangkalan akan fokus pada masalah tasawuf dalam dakwahnya, Syekh KH. Nawawi Banten pada masalah usuluddin, sementara Kyai Ahmad Rifa’i pada masalah fiqih.

2.2 Mendirikan Pesantren
Sesampai di tanah air Kyai Ahmad Rifa&rsqu

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+