Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Badruddin Honggowongso
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Badruddin Honggowongso

1952 – 1987 M · 9.326 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Kyai Badruddin muda kemudian ke Kalioso, tempat kelahiran para leluhurnya. Di sana, beliau mendirikan dan juga mengajar sebuah sekolah yang bertempat di serambi Masjid Kalioso.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi:

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Mendirikan Sekolah
3.2  Peranan di Nahdlatul Ulama
3.3  Masa Penjajahan

4.    Karir-Karir
5.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
KH. Muhammad Badruddin atau yang akrab dengan sapaan KH. Badruddin Honggowongso lahir pada tahun 1901 di Kartasura. Beliau merupakan putra dari pasangan Kyai Zakaria (Abdul Syukur) dan Nyai Tari.

Kedua orang tuanya berasal dari keluarga santri. Ayahnya merupakan dari putra dari Kyai Khalifatullah yang mengasuh sebuah pesantren di Daerah Kartasura, yang kemudian dilanjutkan putranya, Kyai Irsyad. Sedangkan ibunya, yang berasal dari Tari Sumber Simo Boyolali, merupakan putri dari Kyai Abdul Jalal IV Kalioso.

Ketika dewasa, nama Badruddin kemudian ditambahkan menjadi Badruddin Honggowongso, yang tidak lain merupakan nama leluhurnya dari jalur ibu, yakni Muhammad Badruddin bin Nyai Abdul Syukur (Tari) binti Kyai Abdul Jalal IV bin Kyai Abdul Jalal III bin Kyai Abdul Jalal II bin Kyai Abdul Jalal I (hidup sezaman PB IV) bin Nitimenggala bin Kyai Honggowongso bin Kyai Gulu (Penghulu) bin Kyai Ageng Ketib Laweyan/Ki Ketib Pati bin Pangeran Mandurorejo (Raden Mas Tumenggung Kartanagara Bupati Grobogan). 

“Jadi kok diberi nama Honggowongso, itu nunggak semi (mengambil nama) leluhurnya 8 tingkat ke atas,” terang Ahmadu yang kini menjadi salah satu pembina di Yayasan Ta’mirul Masjid Tegalsari Surakarta.

1.2 Keluarga
KH. Badruddin Honggowongso menikah dengan Nyai Umiyati binti Muhammad Ibrohim. Dari pernikahannya, beliau dikaruniai tujuh anak, yaitu:
1. Kyai Ahmadu Hidjan, yang lahir tahun 1937
2. Kyai Ahmad Daroji
3. Nyai Nurul Jazimiyah
4. Kyai Sahlan
5. Nyai Nur Uhbiyati
6. Kyai Ahmad Dzulkarom
7. Nyai Nur Saidah

1.3 Wafat
KH. Badruddin Honggowongso wafat pada hari Jumat tanggal 5 Maret 1987 bertepatan dengan 6 Rajab 1407 H. Jenazah beliau dimakamkan di Kompleks Pemakaman Pamijen Kaliyoso Jogopaten Mbrang Lor (Belakang Masjid Jami’ Kalioso), Desa Kalioso, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Di kompleks pemakaman tersebut juga terdapat makam leluhurnya yakni trah dari Kyai Abdul Jalal Kalioso.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1 Pendidikan
Ketika telah berkeluarga dan menjadi naib di Daerah Tari Simo Boyolali, ayahanda beliau, Kyai Abdul Syukur mendambakan agar putranya yang pertama Kyai Badrudin (juga dipanggil dengan nama Badrun) agar bisa sekolah di Al-Azhar Mesir. Kyai Badrun yang sebelumnya sudah masuk kelas 2 Sekolah Rakyat, kemudian diperintahkan ayahnya untuk masuk pesantren di Kacangan Andong Boyolali di bawah asuhan KH. Zuhdi.

Kemudian, dari Pesantren Kaca

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+