Beliau diberi nama ‘Ali oleh Al ‘Allamah Habib Abdullah bin Husein bin Thohir, untuk mengambil berkah dari Sayyidina ‘Ali Khali’ Qasam.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi:
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Keluarga
1.3 Nasab
1.4 Wafat
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan
2.2 Guru-Guru
3. Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1 Membangun Pondok Pesantren
3.2 Kitab Simtud Duror
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
Habib Ali lahir di Desa Qasam–Hadhramaut Yaman, suatu desa yang dinisbatkan kepada Sayyidina Ali bin Alwi Khali’ Qasam pada hari Jum’at, 24 Syawal 1259 H/1839 M. Habib Ali terlahir dari pasangan Habib Muhammad bin Husein Al-Habsyi dan Habibah Alawiyah binti Husein bin Ahmad Al-Hadi Al-Jufri.
1.2 Keluarga
Ayah beliau adalah Al Imam Al ‘Arif Billah Al Habib Muhammad bin Husein Alhabsyi, seorang da’i yang membaktikan seluruh usianya untuk belajar dan mengajar, beribadah dan berdakwah ke berbagai kota dan pelosok desa.
Ibunda Habib Ali Alhabsyi adalah Hababah Alawiyah binti Husein Al Hadi Al Jufri. Beliau lahir di Syibam tahun 1240 H. Ibunda beliau adalah seorang da’iyah ilallah, seorang yang terkenal sangat sholehah dan bijaksana, senang mengajar dan berdakwah. Habib Ali memiliki hubungan yang sangat erat dengan ibunya. Ibunda beliau wafat pada 6 Rabius Tsani 1309 H.
Di antara putera-putera beliau yang dikenal di Indonesia ialah puteranya yang bungsu; Al-Habib Alwi bin Ali Al- Habsyi, pendiri Masjid “Riyadh” di kota Solo (Surakarta). Dia dikenal sebagai peribadi yang amat luhur budi pekertinya, lemah-lembut, sopan- santun, serta ramah-tamah terhadap siapa pun terutama kaum yang lemah, fakir miskin, yatim piatu dan sebagainya.
Rumah kediamannya selalu terbuka bagi para tamu dari berbagai golongan dan tidak pernah sepi dari pengajian dan pertemuan- pertemuan keagamaan. Beliau meninggal dunia di kota Palembang pada tanggal 20 Rabi’ul Awal 1373 H dan dimakamkan di kota Surakarta.
1.3 Nasab
Beliau adalah Al ‘Allamah Al Habib Ali bin Muhammad bin Husein bin Abdullah bin Syekh bin Abdullah bin Muhammad bin Husein bin Ahmad Shahib Syi’ib bin Muhammad Asghar bin Alwi bin Abubakar Alhabsyi bin Ali bin Ahmad bin Muhammad ‘Asadullah bin Hasan At Turobi bin Ali bin Alfaqihil Muqoddam Muhammad bin Ali bin Muhammad Shahib Mirbath bin Ali Khali’ Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi bin ‘Ubaidillah bin Almuhajir Ahmad bin Isa bin Muhammad An Naqib bin Ali Al Uraidhi bin Ja’far As Shadiq bin Muhammad Albaqir bin Ali Zainal Abidin bin Husein bin Fathimah Az Zahra binti Rasulullah Muhammad SAW.
1.4 Wafat
Zhuhur, hari Ahad, 20 Rabi’ul Akhir 1333 H/1915 M, Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi wafat. Waktu ashar keesokan harinya, jenazahnya diantar ke makam dalam suatu iring-iringan yang, karena begitu banyak dihadiri oleh manusia, digambarkan dengan tidak ada awal dan akhirnya. Jenazah Habib Ali kemudian dikebumikan di sebelah barat Masjid Ar-Riyadh Seiwun, Hadramaut.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan
Habib Ali Alhabsyi tumbuh dalam di bawah asuhan dan pengawasan kedua orangtuanya, hingga ketika mencapai usia tamyiz, jiwanya telah dipenuhi oleh cahaya Qur’an. Pada umur 11 tahun, selain telah hafal Alqur’an beliau juga telah hafal kitab al Irsyad, Alfiyah ibnu Malik, dan lainnya.
Dan pada umur 17 tahun beliau belajar ke Mekah mengi
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

