KH. Zulfa Mustofa Ulama Nahdlatul Ulama Jakarta
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Masa Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru Beliau
2.3 Mendirikan dan Mengasuh Majelis Taklim
3 Karya, dan Karier
3.1 Karya-karya Beliau
3.2 Karier Beliau
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Zulfa Mustofa dilahirkan di Jakarta 7 Agustus 1977. Ayahnya KH. Muqarrabin berasal dari Pekalongan, sedangkan ibunya adalah Nyai hajjah Marhumah Latifah berasal dari Kresek 12 kilometer dari Tanara. Ibunda KH. Zulfa Mustofa merupakan anak Nyai Hajjah Maimunah yang juga ibunda dari ulama terkemuka di Indonesia, KH. Ma’ruf Amin. Berarti KH. Zulfa Mustofa juga merupakan cucu kemenakan dari Syekh Nawawi al-Bantani.
1.2 Riwayat Keluarga
Beliau menikah dengan Hulwatin Syafi`ah dan dikaruniai beberapa orang anak.
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Masa Menuntut Ilmu
Pendidikan formalnya KH. Zulfa Mustofa mulai di Jakarta hingga kelas tiga SD di SD Al-Jihad, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ketika naik kelas empat SD, beliau melanjutkan sekolah ke Pekalongan sampai tamat. Beliau kemudian meneruskan pendidikan tsanawiyah ke Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Simbangkulon. Saat naik ke kelas 2 tsanawiyah, beliau pindah ke Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah.
Ada dua orang gurunya yang sangat berwibawa dan berkesan untuknya selama nyantri di Kajen, yaitu KH. M. A. Sahal Mahfudh (Ketua Umum MUI Pusat sekarang) dan KH. Rifa`i Nasuha yang merupakan guru dari Kyai Sahal. Pada tahun 1996, setelahbeliau selesai menyelesaikan pendidikan madrasah aliyahnya, pada bulan Ramadhan, beliau kembali ke Jakarta.
Namun, keinginannya untuk kuliah ke Timur Tengah, ke Al-Azhar atau ke Makkah, tidak bisa ibeliau wujudkan karena ayahnya wafat tepat pada malam Idul Fitri. Sepeninggal ayahnya, beliau kemudian menggantikan posisi ayahnya untuk mengajar di majelis-majelis taklim yang diasuh ayahnya semasa hidup, sekitar lima majelis taklim, walau ketika itu usianya masih sangat muda, 19 tahun. KH. Zulfa Mustofa sendiri mempunyai majelis taklim yang ia namakan Darul Musthofa. Pada tahun 2000.
2.2 Guru-Guru Beliau
Guru-guru beliau saat menuntu ilmu di pesantren:
- KH. M. A. Sahal Mahfudh
- KH. Rifa`i Nasuha
2.3 Mendirikan dan Mengasuh Majelis Taklim
KH. Zulfa Mustofa mendirikan dan mengasuh majelis taklim yang ia namakan Darul Musthofa
3 Karya, dan Karier
3.1 Karya-karya Beliau
Dan baru-baru ini, muncul KH. Zulfa Mustofa dengan dua kitabnya yaitu kitab al-fatwa
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

