Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Muhammad bin Muhammad bin Abdirrahman (Imamul Kamilyah)
✓ Terverifikasi Tim Riset

Muhammad bin Muhammad bin Abdirrahman (Imamul Kamilyah)

lahir 1986 M · 5.499 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Nama lengkap Muhammad bin Muhammad bin Abdirrahman bin Ali bi Yusuf bin Mashur. Sering dikenal dengan nama Imamul Kamiliyah

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Biografi Muhammad bin Muhammad bin Abdirrahman (Imamul Kamilyah)

1.         Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir
1.2       Wafat
1.3       Keluarga

2.         Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1       Perjalanan Menuntut Ilmu
2.2       Guru Beliau

3.         Penerus Beliau

4.         Sanjungan Ulama kepada Imamul Kamiliyah

5.         Karya

6.         Referensi

Nama lengkap Muhammad bin Muhammad bin Abdirrahman bin Ali bi Yusuf bin Mashur. Sering dikenal dengan nama Imamul Kamiliyah (dinisbatkan kepada madrasah yang dipimpin ayahnya), Kamaluddin dan al-Kamal. Sering dijuluki Abu Muhammad, karena anaknya yang tertua bernama Muhammad. Dia adalah ulama yang lahir dan besar di Mesir.

1.         Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir

Beliau lahir di Mesir pada hari Kamis 18 Syawal tahun 808 H.

1.2       Wafat

Beliau wafat pada hari Jumat 15 Syawal tahun 874 H.

1.3       Keluarga

Imamul Kamiliyah berasal dari keluarga yang agamis dan terkenal sebagai keluarga yang mencintai ilmu, terutama ilmu agama. Ayah Imamul Kamiliyah sendiri, yaitu Syamsuddin Muhammad bin Abdirrahman bin Ali al-Imam al-‘Alim al-‘Allamah Imam al-Kamiliyah Baina Qashrain, merupakan seorang ulama besar yang bmenjadi panutan masyarakat. Ayahnya adalah murid dan penerus ajaran Syaikh al-Imam al-‘Allamah Syamsuddin bin al-Jazri (W. 829 H).

2.         Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1       Perjalanan Menuntut Ilmu

Imamul Kamiliyah memulai pendidikan dasarnya di kampung halamannya dengan mendalami mazhab Syafi’i, bahasa Arab, sastra dan hukum Syariat secara umum kepada ayahnya. Dia belajar dan menghafal al-Quran kepada al-Fars Khalil al-Husaini. Selain al-Quran, dia juga menghafal sebagian kitab at-Tanbih fi al-Fiqh, seluruh kitab al-Wardiyyah fi an-Nahwi dan al-Malhah fi al-Adab.

Imamul Kamiliyah juga belajar fiqih kepada Syamsuddin al-Bushairi, Syamsuddin al-Barmawi, Nashiruddin al-Barnabari dan Syarafuddin as-Subki. Dia juga menghadiri majlis pengajian al-Wali al-‘Iraqi. Di dalam majlis tersebut dia memperoleh banyak pengetahuan yang bermanfaat. Selain itu, dia pergi mengembara ke berbagai tempat untuk menuntut ilmu dan ibadah.

2.2       Guru Beliu

Muhammad bin Muhammad bin Abdirrahman (Imamul Kamilyah) :

  1. Syamsuddin Muhammad bin Abdirrahman bin Ali al-Imam al-‘Alim al-‘Allamah Imam al-Kamiliyah Baina Qashrain (ayah Imamul Kamiliyah).
  2. Al-Fars Khalil al-Husaini.
  3. Syamsuddin al-Bushairi.
  4. Syamsuddin al-Barmawi (763 H-831 H).
  5. Nashiruddin al-Barnabari.
  6. Syarafuddin as-Subki (762 H-840 H).
  7. Al-Wali al-‘Iraqi; Waliyuddin Abu Zur’ah Ahmad bin Abdirrahman bin al-Husein bin Abdirrahman al-‘Iraqi (762 H-826 H).
  8. Ibnu Hajar al-Asqalani (773 H-852 H).
  9. Ibnu Fahd al-Makki (W. 885 H).

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+