Syekh Mukhtar Muda Nasution Ulama Nahdlatul Ulama Padanglawas Sumatera Utara
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
1.3 Wafat
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Masa Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru Beliau
2.3 Mendirikan dan Mengasuh Pesantren
3 Penerus Beliau
3.1 Murid-murid Beliau
4 Organisasi, Karier, dan Karya,
4.1 Riwayat Organisasi
4.2 Karier Beliau
4.3 Karya-karya Beliau
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
Nama Lengkapnya Marahadam Nasution gelar Haji Mukhtar Muda Nasution bin Haji Muhammad Ludin Nasution bin Lobe Marusin bin Ja Manorsa bin Amal bin Ja Gading. Nama terakhir ini adalah leluhurnya yang pindah ke Kecamatan Barumun yang berasal dari daerah Panyabungan Mandailing. Haji Mukhtar Muda Nasution yang akrab dipanggil Tuan Mukhtar atau Syekh Mukhtar Muda, lahir di Wek II Gelanggang, Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Tapanuli Selatan (saat ini menjadi Kabupaten Padang Lawas, hasil pemekaran wilayah) pada hari Ahad tanggal 9 Januari 1921 bersamaan dengan tanggal 22 Ramadan 1340 Hijrah, pada jam 15.00 Wib sore hari.
1.2 Riwayat Keluarga
Beliau menikah dengan seorang gadis cantik dua tahun lebih muda dari beliau, bernama Maimunah Hasibuan bin Haji Abdul Malik Hasibuan, berasal dari Wek I, Pasar Sibuhuan pada tanggal 10 Zulkaedah 1360 H/29 Nopember 1941 M. Dari hasil perkawinan itu dikaruniai 7 (tujuh) orang anak yaitu 2 (dua) orang putra dan 5 (lima) orang putri. Mereka adalah :
1. Hj. Amnah Alwiyah Nasution, pensiunan Guru Agama, wafat tahun 2004
2. H. A. Hilaluddin Nasution, pegawai Inspektorat Departemen Agama RI Jakarta, wafat tahun 1995
3. Anisah Raihani Nasution, wafat semasa bayi umur dua tahun
4. Fauziyah Hanum Nasution, wafat pada usia baya umur 21 tahun
5. M. Fakhri Al-Hamidi Nasution, seorang pedagang di Sibuhuan
6. Faizah Marhamah Nasution, wafat pada usia 15 tahun
7. Zakiyah Khairati Nasution, seorang ibu rumah tangga, isteri dari seorang Hakim Tinggi Agama, tinggal di Jakarta.
1.3 Wafat
Beliau wafat di Sibuhuan pada hari Sabtu, tanggal 31 Oktober 2009 M/12 Zulkaedah 1430 H, pada Jam 08.45 WIB, tutup usia 90 tahun.
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Masa Menuntut Ilmu
Pendidikan Beliau saat menuntut ilmu:
a. Pendidikan Dalam Negeri.
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

