Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Muhammad Natsir Karim (Gus Cecep)
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Muhammad Natsir Karim (Gus Cecep)

1958 – 2017 M · 21.842 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Cecep Karim Hasyim Ulama Nahdlatul Ulama Jombang Jawa Timur

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.         Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir
1.2       Riwayat Keluarga
1.3       Wafat

2.         Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1       Masa Menuntut Ilmu
2.2       Guru-Guru
2.3       Mendirikan dan Mengasuh Pesantren

3.         Penerus
3.1       Anak-Anak
3.2      Murid-Murid

4.        Karier

5.        Keakhlakan

6.        Referensi

7.        Chart Silsilah Sanad

1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
Nama lengkapnya adalah Moch. Natsir Karim Al-Hasyimi Cecep Surya Agama Abdul Karim Putra. Salah satu cucu Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari ini dilahirkan di Jombang pada tanggal 9 Oktober 1958. Beliau merupakan anak bungsu dari empat bersaudara, putra dari pasangan KH. Abdul Karim Hasyim dan Nyai Hj. Masykuroh Karim Hasyim. Menginjak usia kedua belas, KH. Muhammad Natsir Karim ditinggal pergi oleh sang Ayah (Kyai Abdul Karim) kembali ke hadirat Allah SWT, semasa beliau mondok di Gontor.

Masa remajanya, KH. Muhammad Natsir Karim berada dalam bimbingan sang Ibu. Beliau merupakan pribadi yang sangat takzim pada ibunya. Setiap kali hendak mengagumi seseorang, beliau selalu meminta izin kepada sang ibu untuk merestui kekagumannya. Jika ibu mengizinkan, ia boleh mempertahankannya, namun jika tidak, beliau harus mengikhlaskannya.

1.2 Riwayat Keluarga
KH. Muhammad Natsir Karim menikah dengan Ning Arina Hidayati pada tahun 1989 dan dikaruniai tiga putra, yaitu Syamsun Ni’amil Karim, Achmad Ni’amil Chamim, dan An’imna Rizqi Daroini Al-Karim.

1.3 Wafat
KH. Muhammad Natsir Karim atau biasa disapa Gus Cecep telah kembali ke haribaan Ilahi. Pengasuh Pesantren Al-Karimiyah Tebuireng itu wafat pada pukul 04.30 WIB hari Sabtu 7 Oktober 2017 di kediamannya yang berada tepat di sebelah utara Pesantren Tebuireng.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Masa Menuntut Ilmu
Pendidikan pertama KH. Muhammad Natsir Karim ditempuh di SDN 1 Cukir selama 6 tahun, sebelum akhirnya berangkat mencari ilmu di Pesantren Darussalam Gontor. Usai menempuh proses belajar di Gontor, beliau kembali ke Tebuireng untuk melanjutkan sekolah di jenjang Madrasah Aliyah. Beliau juga sempat menempuh studi di Universitas Darul Ulum, namun tidak berlangsung hingga akhir. Setelah dua tahun, Beliau memilih untuk tidak melanjutkan studi tersebut.

2.2 Guru-Guru
Guru-guru beliau saat menuntut ilmu yaitu:
1. KH. Idris Kamali
2. KH. Abdul Karim Hasyim
3. Nyai Hj. Masykuroh Karim Hasyim
4. KH. Imam Zarkasyi

2.3 Mendirikan dan Mengasuh Pesantren
Bermula dari keinginan seorang santri berkhidmat kepada KH. Muhammad Natsir Karim (Gus Cecep), kemudian bertambah menjadi empat, tu

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+