Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Sunan Giri (Raden Paku)
✓ Terverifikasi Tim Riset

Sunan Giri (Raden Paku)

lahir 1946 M · 25.635 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Sunan Giri Raden Paku Ulama Gresik Walisanga Jawa Timur

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1   Lahir
1.2   Riwayat Keluarga Sunan Giri
1.3   Nasab Sunan Giri
1.4   Wafat

2.  Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1   Menuntut Ilmu di Ampeldenta
2.2   Menuntut Ilmu di Malaka
2.3   Guru-Guru Sunan Giri

3.  Penerus Sunan Giri

3.1  Anak-Anak Sunan Giri
3.2  Murid-Murid Sunan Giri

4.  Metode Dakwah Sunan Giri

4.1   Mendirikan dan Mengasuh Pesantren
4.2   Peran di Blambangan Jawa Timur
4.3   Peran di Kota Gresik Jawa Timur
4.4   Peran Pada Peresmian Masjid Demak

5.  Karomah Sunan Giri

5.1   Adu Kesaktian dengan Begawan Mintu Semeru
5.2   Merubah Pasir Menjadi Barang Dagang
5.3   Kendil Barokah Kendil atau Periuk Barokah
5.4   Batu Menjadi Gajah dan Akhirnya Menjadi Batu Kembali
5.5   Sumur Gumuling

6.  Keteladanan Sunan Giri

7.  Referensi

8     Chart Silsilah Sanad

 

1  Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1  Lahir

Sunan Giri dikenal dengan banyak nama diantaranya :

  1. Raden Paku.
  2. Prabu Satmata.
  3. Sultan Abdul Faqih.
  4. Raden ‘Ainul Yaqin.
  5. Joko Samudra.

Sunan Giri berkedudukan di Desa Giri, Kebomas, Gresik, Jawa Timur. Ia lahir di Blambangan (Banyuwangi) pada tahun 1365 Saka yang ditandai candrasengkala “Jalmo Orek Werdaning Ratu”.
Orang tua dari Sunan Giri adalah Maulana Ishaq/ Syaikh Wali Lanang dan Dewi Sekardadu/ Dewi Sekar Dhadu ( Putri Raja Blambangan Menak Sembuyu/ Mina’ Sembayu)

Sebelum Kelahiran Sunan Giri Ayahanda Maulana Ishaq diusir oleh mertuanya yang marah ketika diminta memeluk Islam dan meninggalkan agamanya yang lama. Sepeninggal Maulana Ishaq Blambangan diserang wabah ganas dan kehadiran dianggap bayi Sunan Giri dianggap sebagai kutukan bagi Kerajaan Blambangan. Maka ketika Sunan Giri lahir, dibuatkan sebuah peti yang terbuat dari besi untuk menghanyutkan bayi Sunan Giri ke laut untuk membuang kutukan yang melanda Kerajaan Blambangan. Berita ini terdengar oleh Dewi Sekardadu, ia berlari mengejar bayi Sunan Giri yang baru saja dilahirkan dan dihanyutkan. Siang dan malam ia menyusuri pantai mencari peti tersebut dan tidak memikirkan nasib dirinya. Dewi Sekardadu meninggal dalam pencarian peti bayi Sunan Giri.

Peti bayi bayi Sunan Giri terbawa arus air laut menerjang riak gelombang dengan penjagaan dan pertolongan Allah SWT. Begitulah sebagian karomah yang diberika oleh Allah SWT kepada para Wali-Nya.Sementara Itu Terdapat kapal dagang warga Gresik yang hendak berdagang ke Bali melintas di dekat peti tersebut. Peti Sunan Giri memancarkan cahaya seperti kapal kecil di tengah laut. Peti ini pun terlihat oleh awak kapal tersebut kemudian menghampir

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+