Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Noor Anom Mubarok
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Noor Anom Mubarok

1930 – 2012 M · 7.046 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Noor Anom Mubarok beliau adalah anak bungsu dari Syekh Abdullah Mubarok bin Nur Muhammad yang menjadi pengasuh pesantren Suralaya

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1          Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir
1.2       Riwayat Keluarga
1.3       Wafat

2          Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1       Mengembara Menuntut Ilmu
2.2       Guru-guru Beliau
2.3       Mengasuh Pesantren

3          Penerus Beliau
3.1       Murid-murid Beliau  

4          Karier
4.1       Karier Beliau

5          Referensi

6         Chart Silsilah Sanad

1  Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1  Lahir
             
KH. Noor Anom Mubarok adalah putera bungsu Syekh Abdullah Mubarok bin Nur Muhammad (pendiri Pondok Pesantren Suryalaya). Lahir pada tanggal 16 Agustus 1930 di Desa Tanjungkerta Pagerageung Tasikmalaya.      

 1.2   Riwayat Keluarga
             
 Beliau mengakhiri masa lajangnya dengan menikahi Hj. Engkay, dari pernikahan beliau dikaruniai empat orang anak, yaitu tiga putri dan satu putra.

 1.3    Wafat
             
KH. Noor Anom Mubarok menghembuskan nafas terakhir pada hari Rabu, 11 April 2012 bertepatan dengan 19 Jumadil Awal 1433 H pukul 19.45 WIB di Rumah Sakit Islam Bandung, Jawa Barat. Wakil talqin yang diangkat Pangersa Abah Anom pada tahun 1987, jenazah dimakamkan di Komplek Pemakaman Pontren Suryalaya.  

2  Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau

2.1  Mengembara Menuntut Ilmu 

KH. Noor Anom Mubarok menyelesaikan pendidikan di Pervoleg pada zaman Jepang. Setelah itu beliau belajar (mengaji) di Pesantren Sukamiskin kemudian melanjutkan ke Pesantren Cijawura (KH. Ohan Burhan) lebih kurang selama 2 tahun.

Pada tahun 1949-1955 belajar di Pesantren Al-Masturiyah dan Pesantren Gunungpuyuh Sukabumi yang dipimpin oleh KH. Zarkasy. Setelah menimba ilmu agama selama beberapa tahun di beberapa pesantren, kemudian KH. Noor Anom Mubarok melanjutkan sekolah di Yogyakarta. Pada tahun 1955-1960 beliau melanjutkan ke Universitas Tjokroaminoto Surakarta, mengambil jurusan Hukum Islam.

 2.2  Guru-guru Beliau
        Guru-guru beliau sewaktu belajar menuntut ilmu adalah:
               1. KH. Ohan Burhan
               2. KH. Zarkasy

2.3   Mengasuh Pesantren      

KH. Noor Anom Mubarok aktif dalam pendidikan formal baik dari tingkat sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas hingga perguruan tinggi. Pada tahun 1961 KH. Noor Anom Mubarok dipercaya Pangersa Abah Anom untuk mendirikan pendidikan formal yakni Sekolah Menengah Islam Pertama (sekarang SMPI) dibawah naungan

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+