Drs. KH. Habib Ali Alwi bin Thohir Al Husainy beliau adalah Ulama yang bernasab dari ulama besar Yaman "al-Imam al-Qutubul Irsyad Al-Habib Abdullah Bin Husein bin Thohir", Ulama Nahdaltul Ulama dan pengasuh pesantren al-Husainy di kawasan BSD Tangerang.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-guru Beliau
2.3 Mendirikan dan Mengasuh Pesantren
3 Penerus Beliau
3.1 Anak-anak Beliau
3.2 Murid-murid Beliau
4 Organisasi, dan Karier
4.1 Riwayat Organisasi
4.2 Karier Beliau
5 Metode Dakwah Beliau
6 Referensi
7 Chart Silsilah Sanad
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Habib Ali Alwi bin Thohir lahir di Desa Hitu, Kabupaten Maluku Tengah, Kecamatan Leihitu pada tanggal 2 September 1966. Beliau merupakan putra ke-6 dari 7 bersaudara pasangan dari Habib Alwi bin Husein bin Thohir dan Anawiyah binti Utsman, ayahnya seorang pengusaha swasta yang sukses saat itu, dan yang lebih istimewa adalah KH. Habib Ali Alwi bin Thohir adalah keturunan ke-6 dari seorang ulama besar di Hadramaut Yaman, Al-Imam Al-Qutubul Irsyad Al-Habib Abdullah Bin Husein bin Thohir, yang bergelar "Dua Pemilik Lautan Ilmu Lahir maupun Batin" dan juga pengarang kitab salaf, Sulam At-Taufik yang menjadi rujukan di Pondok-pondok Pesantren di Indonesia termasuk di Pondok Pesantren Modern Al-Husainy yang dipimpinnya saat ini.
Sebagai keturunan dari seorang ulama besar dan da'i di Maluku, KH. Habib Ali Alwi bin Thohir, sejak kecil beliau memiliki cita-cita tinggi untuk mengembangkan dan memajukan Islam. Pendidikan yang diterima dari orang tuanya, menjadikan beliau seorang yang selalu perihatin pada keadaan di sekelilingnya. Sejak kecil beliau terkenal dengan jiwa sosialnya dan inilah yang membuat beliau kokoh untuk mengembangkan dakwah Islam.
Genap berusia empat tahun, beliaupun merantau ke Jakarta dan tinggal bersama pamannya Habib Yahya bin Husein bin Thohir di Angke Jakarta Barat
1.2 Riwayat Keluarga
Pada tahun 1994, pengagum tokoh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari dan Syekh Nawawi Tanara ini, menyunting seorang gadis Purwakarta yang bernama Dra. Laila Nurlaila Bajri. Gadis cantik berperawakan Arab ini merupakan teman dari adik perempuan beliau. Dari pernikahan tersebut, beliau dikaruniai tiga putra. Putra pertama beliau bernama Muhammad Husein bin Ali bin Thohir, putra kedua bernama Ali Zainal Abidi bin Ali bin Thohir dan terakhir adalah Muhammad Al-Baqir bin Ali bin Thohir yang merupakan putra bungsu beliau.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
Selama satu tahun, setelah itu beliapun pindah ke rumah kakak perempuannya, tepatnya di Kebun Jahe Jakarta. Pertama kali beliau bersekolah di Madrasah Diniyah Al-Mansyuriah Jembatan Lima Jakarta Barat, milik seorang ulama besar Betawi, Guru Mansur kakek dari da'i kondang Yusuf Mansur. Setelah satu tahun di Madrasah Diniyah Al-Mansyuriah, beliaupun mela
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

