Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Sayyid Ali Zainal Abidin bin Al Imam Husein bin Ali bin Abi Tholib
✓ Terverifikasi Tim Riset

Sayyid Ali Zainal Abidin bin Al Imam Husein bin Ali bin Abi Tholib

0613 – 0713 M · 13.298 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Beliau adalah Sayyid Ali Zainal Abidin bin Al Imam Husein bin Ali bin Abi Tholib. Sumber: Kitab Syamsuddhahiroh oleh Al Alamah As Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein Al Masyhur.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Biografi Sayyid Ali Zainal Abidin bin Al Imam Husein bin Ali bin Abi Tholib

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Nasab
1.4  Wafat

2.    Sanad Keilmuan
2.1  Guru-guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Sekilas Perjalanan Hidup
3.2  Wasiat dan Nasihat

4.    Karya-karya
4.1  Shahifah Sajjadiyah
4.2  Risalah Huquq

5.     Referensi

 

 

1.  Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
Al-Imam Ali Zainal  Abidin bin Husein bin Ali dilahirkan pada tahun 33 H/ 613 M, atau dalam riwayat lain ada yang mengatakan 38 H/ 658-659 M. Beliau adalah termasuk generasi tabi’in. Ada  riwayat lainnya menyatakan beliau dilahirkan pada tanggal 15 Jumadil Ula 36 H. Beliau dilahirkan di Madinah Asy-Syarifah pada hari Khamis 15 Sya'ban 38 Hijrah, dua tahun sebelum Sayyidina Ali bin Abi Talib RA wafat.

Ayah beliau adalah Al-Imam Husein bin Ali bin Abi Thalib dan ibundanya dikenal bernama Salafah dan digelar dengan gelaran Syahin Zauan yang bermaksud Raja Perempuan.

Ada beberapa riwayat yang menyatakan tentang siapa ibu dari Al_Imam Ali Zainal Abidin, antara lain:
Riwayat pertama menyatakan bahwa ibunya bernama Syahzanan putri dari Yazdigard bin Syahriyar bin Choesroe, kaisar terakhir Sasaniyah, Persia. Selain itu disebut juga ia bernama Syahr banawaih. Khalifah Ali bin Abi Thalib mengangkat Huraits bin Jabir al-Hanafi untuk menangani urusan bagian provinsi-provinsi timur, Huraits memberikan kepada Sayyidina Ali dua putri Yazdigard bin Syahriyar bin Choesroe. Salah satu putri Yazdigard ini yang bernama Syahzanan diberikan Ali kepada putranya yang bernama Al-Husein. Syahzanan kemudian melahirkan anak lelaki kepada Al-Husein. Anak lelaki ini bernama Zainal Abidin. Ali memberikan putri Yazdigard yang satunya lagi kepada Muhammad bin Abu Bakar, yang melahirkan seorang anak lelaki bernama al-Qasim.

Riwayat lainnya menyatakan bahwa ibundanya bernama Syahrbanu, putri Yazdigard, kaisar terakhir Sasaniyah, Persia. Oleh karena itu Ali Zainal Abidin dijuluki pula Ibn al-Khiyaratyn, yaitu anak dari dua yang terbaik, yaitu Quraisy diantara orang Arab dan Persia diantara orang non-Arab. Menurut riwayat itu ibunya dibawa ke Madinah sebagai tahanan pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab yang hendak menjualnya. Namun Ali bin Abi Thalib menyarankan sebaiknya Syahrbanu terlebih dahulu diberi pilihan untuk menjadi istri salah seorang Muslim, dan mas kawinnya diambil dari Baitul Mal. Khalifah Umar menyetujuinya, dan akhirnya Syahrbanu memilih putra Ali bin Abi Thalib yaitu Husein. Konon Syahr Banu wafat tak lama setelah melahirkan anak semata wayangnya ini.

1.2 Riwayat Keluarga
Al-Imam Ali Zainal Abidin bin Husein bin Ali dikaruniai 15 orang anak yaitu 11 anak laki-laki dan 4 anak perempuan diantaranya adalah :

  1. Muhammad, ibunya adalah Ummu Abdullah binti al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib. Merupakan Imam selanjutnya menurut Imamiyah.
  2. Abdullah
  3. Al-Hasan
  4. Al-Husein
  5. Zaid, imam pengganti menurut Zaidiyah.
  6. Al-Husein Al-Asghar
  7. Abdurrahman

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+