KH. Abdul Hamid bin Baqir beliau adalah ulama kharismatik dari Pamekasan, Madura, Jawa Timur, beliau juga adalah pengasuh dari Pesantren Darul Ulum Banyuanyar dan Pesantren An-Nur, Kalibaru, Banyuwangi
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Wafat
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-guru Beliau
2.3 Mengasuh Pesantren
3 Penerus Beliau
3.1 Murid-murid Beliau
4 Karier
4.1 karier Beliau
5. Chart Geneology
5.1 Chart Geneology Guru beliau
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Abd Hamid Baqir lahir di Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Desa Potoan Daja, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
KH. Abdul Hamid Baqir merupakan putera tertua dari pasangan KH. Abd Majid dan Nyai Aisyah, yang memiliki garis keturunan langsung dari R.KH. Abdul Hamid, putera dari pendiri Ponpes Darul Ulum Banyuanyar, R.KH. Isbat.
1.3 Wafat
KH. Abdul Hamid Baqir wafat pada tahun 1980
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
KH. Abdul Hamid Baqir menuntut ilmu di banyak tempat, diantaranya Ponpes Siwalan Panji, Sidoarjo. Setelah beberapa tahun menimba ilmu di Ponpes Siwalan Panji, R.KH. Abdul Hamid Baqir, pindah ke Makkah Al-Mukarromah, Saudi Arabi, untuk mendalami ilmu tafsir al-qur’an. Saat itu R.KH. Abdul Hamid Baqir berguru kepada Syeikh Alawai al-Maliki.
Di dua pesantren inilah R.KH. Abdul Hamid Baqir menghabiskan masa-masa pendidikannya. Serta, memperdalam ilmu agama lintas bidang kepada para kyai dan masyaikh.
2.2 Guru-guru Beliau
1. KH. Abdul Majid
2. Syeikh Alawi al-Maliki
2.3 Mendirikan dan Mengasuh Pesantren
KH. Abd Hamid Baqir di Ponpes Darul Ulum Banyuanyar cukup besar. Ulama yang dikenal dengan jiwa dakwah totalitas itu tercatat sebagai pengasuh generasi keempat, KH. Abd Hamid Baqir melanjutkan kepemimpinan dari ayahnya, R.KH. Abdul Majid, yang pada saat itu memilih bermukim ke luar sekaligus mendirikan Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata.
Berbekal semangat juang dakwah, R.KH. Abdul Hamid Baqir mengharuskan dirinya menjalankan kepemimpinan dua Ponpes sekaligus, selain Banyuanyar, beliau memimpin Ponpes An-Nur, Kali Baru, Banyuangi, yang dirintis sejak tahun 1957.
R.KH. Abdul Hamid Baqir juga mendirikan sekaligus menjadi pengasuh pertama Pondok Pesantren An-Nur, Kalibaru, Banyuwangi, tahun 1957
3 Penerus Beliau
3.1 Murid-murid Beliau
Murid-murid beliau adalah para santri di Pesantren Darul Ulum Banyuanyar dan Pesantren An-Nur, Kalibaru, Banyuwangi
4 Karier &
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

