Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Sahabat Adi bin Hatim At-Thai
✓ Terverifikasi Tim Riset

Sahabat Adi bin Hatim At-Thai

wafat 0688 M · 5.561 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Adi bin Hatim At-Thaiadalah memiliki nama lengkap Adi bin Hatim bin Abdullah bin Saad bin Hasyraj At-Thai, dijuluki dengan Abu Wahab dan Abu Tarif adalah salah seorang pemimpin Arab suku Thai dan salah satu dari sahabat Nabi Muhammad SAW dan Ali bin Abi Thalib RA.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar isi Biografi Sahabat Adi bin Hatim At-Thai

1.    Riwayat Hidup
1.1  Lahir
1.2  Wafat

2.    Kisah-kisah
2.1  Perjalanan Memeluk Islam
2.2  Berpartisipasi dalam Peperangan

3.    Referensi

Adi bin Hatim At-Thaiadalah memiliki nama lengkap Adi bin Hatim bin Abdullah bin Saad bin Hasyraj At-Thai, dijuluki dengan Abu Wahab dan Abu Tarif adalah salah seorang pemimpin Arab suku Thai dan salah satu dari sahabat Nabi Muhammad SAW dan Ali bin Abi Thalib RA.

1. Riwayat Hidup

1.1 Lahir

Tidak diketahui secara pasti mengenai tanggal, bulan, dan tahun kelahirannya Adi bin Hatim At-Thai karena minimnya sumber informasi.

1.2 Wafat

Adi bin Hatim At-Thai wafat di Kota Kufah pada tahun 68 hijriyah.

2. Kisah-kisah

2.1 Perjalanan Memeluk Islam

Sahabat Adi bin Hatim At-Thai yang masuk Islam pada tahun 9 H ini terkenal sebagai orator yang sangat pandai. Beliau adalah kepala suku Thai baik pada masa jahiliah maupun masa Islam. Beliau mempunyai jasa besar dalam menumpas kaum murtad dan ikut serta dalam penaklukan Irak. Beliau berdomisili di Kota Kufah dan wafat di sana.

Sejumlah raja Arab mulai menerima Islam sesudah mereka menentang keras. Mereka tunduk dan patuh kepada Rasulullah . Dari riwayat keislaman, tersebutlah kisah ‘Adi bin Hatim at-Tha’i yang pemurah. ‘Adi mewarisi kepemimpinan ayahnya sebagai penguasa suku at-Thai. Kaum Thai mengeluarkan seperempat harta mereka sebagai pajak kepada Adi, untuk imbalan bagi kepemimpinannya.

Ketika Rasulullah mendakwahkan Islam, berangsur bangsa Arab mulai mendekat kepada beliau, suku demi suku. Tetapi, ‘Adi justru melihat pengaruh Rasulullah merupakan ancaman yang akan melenyapkan kepemimpinannya. Karena itu, dia memusuhi Rasulullah meski dia sendiri belum mengenal pribadi Nabi yang mulia itu.

Hampir dua puluh tahun beliau memusuhi Islam. Sampai pada suatu hari hatinya menerima dakwah Rasul. Islamnya ‘Adi mempunyai kisah tersendiri. Dia menceritakannya sendiri, kisah yang menarik dan patut dipercaya. ‘Adi berkata: Tidak seorang pun bangsa Arab yang lebih benci daripada aku terhadap Rasulullah ketika mendengar berita tentang beliau dan kegiatan dakwahnya. Aku seorang pemimpin yang dihormati dan tinggal dengan kaumku di daerah kekuasaanku. Aku memungut pajak dari mereka seperempat dari penghasilan mereka, sama dengan yang dilakukan raja-raja Arab yang lain.

Ketika pengaruh Rasulullah bertambah besar dan tentaranya bertambah banyak, aku berkata kepada sahaya gembala ontaku, “Hai, anak manis! Siapkan onta betina yang gemuk dan jinak, lalu dekatkan selalu di dekatku. Bila kamu dengar tentara Muhammad atau ekspedisinya menjejakkan kaki di negeri ini, beritahukan kepadaku segera!”

Hingga suatu pagi, sahayaku datang menghadap. Katanya, “Wahai Tuanku! Apa yang akan Tuan-ku perbuat jika tentara berkuda Muhammad datang ke negeri ini, maka lakukanlah sekarang!” Tanyaku, “Mengapa?” Jawabnya, “Hamba melihat beberapa bendera sekeliling kampung.” Lalu aku bertanya,” Bendera apa itu?”. Jawabnya, “Itulah bendera tentara Muhammad.”

Aku perintahkan sahayaku untuk menyiapkan onta tadi. Seketika itu juga aku memanggil istri dan

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+