Raden Husen adalah tokoh yang jarang disebutkan dalam berbagai babad dan cerita rakyat sebagai salah satu pelopor penyebaran Islam di Jawa. Raden Husen juga merupakan salah satu tokoh kunci proses Islamisasi di tanah jawa yang hidup pada jaman Walisongo yang mampu menembus dinding kebesaran kerajaan Majapahit.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga Raden Husen
1.3 Nasab Raden Husen
1.4 Wafat
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan Raden Husen
2.1 Guru Raden Husen
3. Penerus Raden Husen
3.1 Anak-Anak Raden Husen
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah Raden Husen
5. Keteladanan Raden Husen
7. Referensi
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
Raden Husen atau yang bernama asli Raden Husain atau Raden Kusen adalah panglima perang Kerajaan Majapahit dan seorang Adipati di kadipaten Terung. Beliau merupakan saudara berbeda bapak dari Raden Patah yang merupakan Pendiri Kesultanan Demak. Beliau lahir diperkirakan tahun 1460 an Masehi
1.2 Riwayat Keluarga Raden Husen
Beliau dikarunia putra:
- Raden Surodirejo (Adipati Palembang I)
- Raden Santri (Pangeran Aryo Kesumo Cirebon)
- Raden Ayu Dewi ( Istri Sunan Kudus )
- Raden Ayu Putri Sundari Cempokowati
1.3 Nasab Raden Husen
Raden Husen adalah cucu dari Raja Brawijaya ke V dari putra beliau yang bernama Arya Damar atau Ario Abdillah.
1.4 Wafat
Raden Husen wafat diperkirakan sekitar tahun 1530 an dan dimakamkan dikomplek Pemakaman Ngampedenta ( Ampel )
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Raden Husen
Beliau dididik dan dibesarkan oleh ayahanda Arya Damar atau lebih dikenal Ario Abdillah. Kemudian dilanjutkan menuntut ilmu di Jawa.
2.1 Guru-guru Raden Husen
- Arya Damar atau Ario Abdillah
- Sunan Ampel
- Sunan Gunung Jati
3 Penerus Raden Husen
3.1 Anak-anak Raden Husen
- Raden Surodirejo (Adipati Palembang I)
- Raden Santri (Pangeran Aryo Kesumo Cirebon)
- Raden Ayu Dewi ( Istri Sunan Kudus )
- Raden Ayu Putri Sundari Cempokowati
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah Raden Husen
Semenjak kecil beliau dididik dan dibimbing ayhanda beliau yang bernama AryaDamar atau lebih dikenal Ario Abdillah. Beliau di didik tentang Ilmu Kanuragan, Ilmu Agama, dan Ilmu tentang Strategi dalam sebuah Peperangan. Setelah menginjak dewasa akhirnya Ayahanda beliau mengirim ke daerah Ampel untuk memperdalam pengetahuan tentang agama Islam bersama dengan Raden Hasan ( Raden Patah ). Setelah sekian lama belajar kepada Sunan Ampel beliau melanjutkanperjalanan untuk belajar kepada Sunan Gunung Jati dan kemudian dilanjutkan perjalanan ke Majapahit untuk bertemu dengan kakeknya Prabu Brawijaya V. Akhirnya Raden Husen diminta oleh Sang Prabu untuk menetap di Majapahit sekaligus memperdalam tentang Ilmu Kanuragan dan Strategi. Akhirnya Raden Husen di Kotaraja Majapahit, ia langsung digembleng oleh eyangnya yaitu Prabu Brawijaya V. karena ketekunan dan kepiawaian olah tanding, maka Raden Husen kemudian diangkat sebagai Adipati TERUNG (satu wilayah yang sekarang menjadi desa Terung kecamatan Krian, kabupaten Sidoarjo, dan tahun 1927 semasa pemerintahan colonial Belanda, Desa Terung dipecah menjadi Desa Terung Wetan dan Desa Terung Kulon. Perkiraan penelitian sejarah, lokasi Kraton Kadipaten Terung berada d
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

