Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Ario Abdillah ( Arya Damar)
✓ Terverifikasi Tim Riset

Ario Abdillah ( Arya Damar)

8.635 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Ario Abdillah atau Arya Damar seorang Adipati Palembang keturunan dari Prabu Brawijaya V yang telah menyebarkan ajaran Islam di daerah sekitaran Palembang

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.  Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1  Lahir
1.2  Nasab
1.3  Wafat

2.  Sanad Ilmu dan Pendidikan Ario Abdillah

2.1  Guru-guru Ario Abdillah

3.  Penerus Ario Abdillah

3.1  Anak-anak Ario Abdillah

3.2  Murid Ario Abdillah

4.  Perjalanan Dakwah Ario Abdillah

5.  Keteladanan Ario Abdillah

5.  Referensi

 

1          Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir

Arya Damar atau yang dikenal dengan nama Ario Abdillah `merupakan putra dari Prabu Brawijaya dengan putri denawa ( Raksasa ) bernama Endang Sasmitapura. Ketika lahir beliau diberi nama Jaka Dillah

1.2       Riwayat Keluarga Ario Abdillah

Menikah engan Putri dari China dikaruniai  putra :

  1. Raden Hasan (anak angkat yang kelak lebih dikenal dengan nama Raden Patah)
  2. Raden Husen

Menikah engan Nyai Sahilan dikaruniai  putra :

  1. Raden Sahun ( Pangeran Pandanarang )

1.3    Nasab Ario Abdillah

Beliau adalah anak kandung dari Prabu Brawijaya V Bhre Kertabumi.

1.4    Wafat

Ario Abdillah atau juga dikenal sebagai Arya Damar dimakamkan di Kebun Sahang KM 4 depan Makam Pahlawan Palembang. 
 

2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Ario Abdillah

2.1       Guru-guru Ario Abdillah

  1. Syekh Ibrahim Asmoroqondi
  2. Sunan Ampel
  3. Rio Minak Sekampung atau Syarif Husain Hidayatullah. 
     

3  Penerus Ario Abdillah

3.1       Anak-anak Ario Abdillah

  1. Raden Hasan
  2. Raden Husen
  3. Raden Sahun ( Pangeran Pandanarang )

3.2       Murid Ario Abdillah

  1. Syekh Siti Jenar
     

4.        Perjalanan Hidup dan Dakwah Ario Abdillah

4.1 Perjalanan Hidup Ario Abdillah

Babad Tanah  Jawi mencatat bahwa Ki Dilah adalah putera  Prabu Brawijaya dengan putri denawa bernama Endang Sasmitapura, yang sewaktu hamil puteri itu diusir dari keraton yang membuat Ki Dilah lahir di hutan  Wanasalam di selatan ibukota Majapahit. Ki Dilah diasuh oleh uwaknya, Ki Kumbarawa, yang mengajarinya berbagai macam ilmu kesaktian. Sebutan denawa dalam Babad Tanah  Jawi adalah istilah yang digunakan orang  Jawa untuk menyebut penganut ajaran Syiwa-buddha aliran Bhairawa-tantra yang dalam upacara mistis pancamakara menggunakan korban manusia.

Setelah dewasa Jaka Dilah mengabdi ke Majapahit. Saat Sang Raja Majapahit hendak berburu ke tengah hutan, Jaka Dilah langsung menawarkan diri kepada sang raja agar tidak perlu jauh-jauh ke hutan. Dia menyatakan kesanggupannya untuk menggiring macam-macam hewan buruan di tengah hutan ke alun-alun. Prabu Brawijaya pun menurut, tetapi jika sang abdi pengawal itu tak bisa melaksanakan permintaannya akan dihukum mati. 

Jaka Dilah kemudian berangkat ke hutan, di hutan dia menemui ibunya memberitahu tentang kesanggupan kepada raja di Majapahit.  Sang ibu yang membantunya pun bersedia untuk mengumpulkan bermacam-macam binatang perburuan di hutan. Setelah semua binatang buruan dikumpulkan, lalu digiring oleh Jaka Dilah sampai ke Alun-alun Majapahit. Hati raja pun m

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+