Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Tolchah Mansoer, Pelopor Pendiri IPNU
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Tolchah Mansoer, Pelopor Pendiri IPNU

1930 – 1986 M · 40.616 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH Tolchah Mansoer Ulama Nahdlatul Ulama Krapyak Yogyakarta

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Perjalanan Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Pelopor Pendiri IPNU

4.    Karir
5.    Chart Silsilah Sanad
6.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir

KH. Tolchah Mansoer lahir pada tanggal  10 September 1930 di Kota Malang Jawa Timur, beliau merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dari pasangan KH. Mansoer dan Nyai Siti Nur Khatidjah. KH. Mansoer adalah seorang ulama dan pedagang di kota tersebut. Ayah beliau berdarah Madura, sedangkan Ibundanya yang bernama Siti Khodijah, merupakan seorang putri dari saudagar kaya di Madura, beliau juga berasal dari Blegah, Madura.

Kakak beliau, yakni Ahmad Mansoer meninggal saat masih bayi, sedangkan adik beliau, Mardhiyah lahir beberapa tahun kemudian. Selain Mardhiyah dan alm. Ahmad, KH. Tolchah Mansoer juga mempunyai saudara seibu bernama Raden Isman, atau lebih dikenal dengan Raden Oesman.

1.2 Riwayat Keluarga
Pada 5 Desember 1957, KH. Tolchah Mansoer menikah dengan Nyai Umroh Machfudzoh, putra kyai besar dan seorang Menteri Agama RI KH. Muhammad Wahib Wahab.

Sebelum pernikahan mereka digelar, awalnya KH. Wahib tak menyetujui pernikahan ini. Namun, berkat hasil shalat Istikharah, Nyai Wahib, istri KH. Wahib, mendukung hubungan kedua beliau. Dukungan juga datang dari kakek Nyai Umroh, KH. Abdul Wahab Chasbullah, yang melihat keduanya cocok, sama-sama merupakan aktivis organisasi.

Pasangan KH. Tholchah dan Nyai Umroh sangat inspiratif. Meski dari latar belakang keluarga yang berbeda, keduanya sama-sama menjadi pelopor di zamannya, khususnya pelopor para pelajar NU. Keduanya berhasil mengawinkan dua organisasi kepelajaran di tubuh NU. KH. Tholchah ikut mendirikan Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan menjadi Ketua Umum IPNU yang pertama, begitu juga Nyai Umroh yang ikut mendirikan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) dan menjadi Ketua Umumnya yang pertama juga.

Buah dari pernikahan KH. Tholchah dengan Nyai Umroh dikaruniai tujuh orang anak,yaitu:

  1. Fajrul Falakh, mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Gajah Mada, gelar M.A. di University of London, dan gelar M.Sc. dari London School of Econimics and Political Science.
  2. Zuhrufussurur memperoleh gelar Sarjana Elektro dari IKIP Yogyakarta.
  3. Nisrinum Ni’mah menyelesaikan Sarjan

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+