KH. Sholeh Abdul Hamid atau biasa di panggil Kiai Sholeh merupakan putra dari pasangan KH Abdul Hamid Hasbullah dan Nyai Khodijah yang lahir pada tanggal 26 Juni 1935. Beliau merupakan 9 bersaudara. Beliau memiliki 4 saudara kandung dan 4 saudara tiri.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
1.3 Wafat
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Guru-Guru
3. Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1 Mengasuh Pesantren
4. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Sholeh Abdul Hamid atau biasa dipanggil Kyai Sholeh merupakan putra dari pasangan KH. Abdul Hamid Hasbullah dan Nyai Khodijah yang lahir pada tanggal 26 Juni 1935. Beliau merupakan 9 bersaudara dan memiliki 4 saudara kandung dan 4 saudara tiri.
1.2 Riwayat Keluarga
KH. Sholeh Abdul Hamid, seorang ulama yang terkemuka, menjalin ikatan pernikahan dengan Nyai Fatimah Ahmad dari Tanggulangin, Sidoarjo. Nyai Fatimah, yang merupakan anak kedua dari tujuh belas bersaudara, adalah putri dari KH. Achmad Marzuqi Husain, seorang tokoh agama terkemuka pada zamannya.
Hubungan pernikahan ini juga melambangkan kedekatan antara dua keluarga ulama yang terhormat. Ayah dari KH. Sholeh Abdul Hamid, yakni KH. Abdul Hamid Hasbullah, adalah teman seperguruan KH. Achmad Marzuqi Husain ketika keduanya menimba ilmu di KH. Kholil Bangkalan, Madura. Persahabatan ini tidak hanya mengikat mereka dalam persaudaraan ilmu, tetapi juga dalam ikatan keluarga yang kuat dan berkesinambungan dalam perjuangan keagamaan dan pendidikan di masyarakat.
KH. Sholeh Abdul Hamid dan Nyai Fatimah dijodohkan pada masa di mana keduanya tengah menimba ilmu agama di tempat-tempat yang berjauhan. Nyai Fatimah sedang berada di Solo, sementara Kyai Sholeh berada di Kajen. Pernikahan yang disepakati tersebut merupakan hasil dari peran serta kedua keluarga dalam mempersatukan dua keluarga ulama yang terhormat.
Dari ikatan suci ini, KH. Sholeh Abdul Hamid dan Nyai Fatimah dikaruniai sebelas orang putra putri. Namun, takdir berkata lain bagi tiga di antaranya yang wafat ketika masih berusia bayi. Sembilan putra putri lainnya adalah:
1. KH. M Chasbullah Sholeh (alm) beristri Nyai Churin bin Mahfudz
2. Drs. Abdul Hamid (alm)
3. KH. M Irfan Sholeh (alm) beristri Dra. Nyai. Fatihah Dimyati
4. KH. M Afifuddin Sholeh beristri Ny. Hj. Haflah Asfiyah
5. Dra. Ning Nur Fahimah bersuami Gus Djauhar Abd Badi’, S.E.
6. Gus Saifuddin Sholeh beristri Siti Azizah, S. Ag. M. Pd. I.
7. Nyai. Hj. Maslachatul Ammah, SQ, M. Pd. I, bersuami Dr. KH. M. Asrori Alfa, M. Pd. I.
8. Dr. Hj. Umi Chaidaroh, SH. MHI, bersuami Dr H. Ainur Rofiq al Amin, SH. M.Ag.
9. KH. Abdur Rozzaq Sholeh bersitri Ny Hj. Nur Hamidah S.Ag.
1.3 Wafat
Pada akhir hidupnya, KH. Sholeh Abdul Hamid terserang penyakit diabetes dan pengapuran tulang yang membuatnya lumpuh dan bergantung pada bantuan orang lain untuk bergerak. Pada Senin, 5 November 2006, kondisi kesehatannya semakin memburuk, sehingga keluarga memutuskan untuk membawa beliau ke RSUD Jombang sebagai upaya terakhir untuk mengobati penyakitnya.
Pada Selasa 7 November 2006, pukul 01.00 WIB dini hari, KH. Sholeh Abdul Hamid menghembuskan nafas terakhirnya dengan tenang di RSUD Jombang. Jenazah beliau kemudian dimakamkan di Pemakaman Keluarga Pesantren Bahrul Ulum Jombang.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
Pendidikan awal KH. Sholeh Abdul Hamid dimulai di Tambakberas di bawah bimbingan langsung ayahnya, KH. Abdul Hamid Has
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

