Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Biogafi KH. Muhammad Zen Sukri, Mursyid Tarekat Sammaniyah di Palembang
✓ Terverifikasi Tim Riset

Biogafi KH. Muhammad Zen Sukri, Mursyid Tarekat Sammaniyah di Palembang

1919 – 2012 M · 19.505 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Muhammad Zen Syukri lahir pada hari Senin subuh, 10 Oktober 1919, bertepatan dengan 12 Rabiul Awwal. Putra bungsu dari pasangan K.H. Hasan Syakur dengan Nyimas Hj. Sholha Azhari. Berasal di kampung 26 Ilir, Jeramba Karang Palembang.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Mendirikan Pondok Pesantren
3.2  Menjadi Mursyid Tarekat
3.3  Kiprah di Nahdlatul Ulama

4.    Referensi

1.  Riwayat Hidup dan Keluarga 
1.1 Lahir

KH. Muhammad Zen Syukri lahir pada hari Senin Subuh 10 Oktober 1919 M, bertepatan dengan 12 Rabiul Awal. Putra bungsu dari pasangan KH. Hasan Syakur dengan Nyimas Hj. Sholha Azhari. Berasal di Kampung 26 Ilir, Jeramba Karang Palembang.

1.2 Riwayat Keluarga
KH. Muhammad Zen Syukri menikah pada tahun 1941 dengan seorang perempuan berketurunan Arab dan juga merupakan jiran di Kampung 26 Ilir. Setelah pulang dari nyantrinya di Tebuireng dan beberapa Kyai di Jawa Timur. Dari pernikahan pertama dengan Nyai Sholha ini beliau dikaruniai anak, yaitu Hj. Fatimah (almh), Gus M. Husni Ateh, Gus Amin Fauzi, Gus Ahmad Riduan (alm), dan Gus Helwiyah.

KH. Muhammad menikah kembali setelah wafatnya istri pertama (Nyai Sholha Azhari). Pernikahan kedua beliau dengan Hj. Onah Siddik pada tanggal 13 Rajab 1834 bertepatan dengan tanggal 27 Oktober 1966. Dari pernikahan kedua ini beliau dikaruniai anak, yaitu Nyai Zainnunah (almh), Nyai Izzah, Nyai Luthfiah, Aisyah, Ramzul Ikhlas, Su’ada’, Zumroh, Si kembar Ibnu dan Syukron, dan Tamam Asyro.

Dan dari kedua pernikahan ini beliau dikaruniai lebih dari 68 cucu.

1.2 Wafat
KH. Muhammad Zen Syukri wafat pada hari Kamis pukul 16:10 WIB 22 Maret 2012. Beliau dimakamkan di samping Masjid Nurul Hidayah Cinde, Palembang.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan

KH. Muhammad Zen Syukri memulai pendidikan dasarnya di Madrasah Ahliyah Depaten, 27 Ilir Palembang hingga tingkat Tsanawiyyah. Kemudian saat remaja hendak melanjutkan studinya ke Saudi Arabia mengurungkan niatnya karena tidak direstui ayahnya. Pelabuhan akademik selanjutnya ialah Pesantren Tebuireng.

Di sinilah KH. Muhammad Zen nyantri memperdalam ilmu agama. Beliau mengabdikan diri sebagai khadam dari KH. Hasyim Asy’ari, mengurus keperluan sehari-hari sang guru, membersihkan rumah, melipat pakaian, hingga membawa kitab sang guru ketika mengajar.

2.2 Guru-Guru
1. KH. Hasan Syakur (ayah)
2. Nyimas Hj. Sholha Azhari (ibu)
3. KH. Muhammad Akib Muara Siring
4. KH. Zainal
5. KH. Kemas Abdul Roni Azhar
6. KH. Masagus Nanang Masri
7. KH. Abdul Qohhar
8. KH. Muhammad Idrus bin H. Abdul Manan
9. Kyai Mattjik
10. KH. Mas Agus Abdurrohman
11. Kyai Sayyid Salim Jidan
12. KH. M. Hasyim Asy’ari
13. KH. Abdul Wahab Chasbullah
14. 

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+