KH. Abdul Hakim Mahfudz atau yang lebih dikenal sebagai Gus Kikin (lahir 17 Agustus 1958), beliau adalah putra almarhum KH. Mahfudz Anwar dan Nyai Hj. Abidah Ma’shum.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru Beliau
2.3 Mendirikan Pondok Pesantren
3. Penerus Beliau
3.1 Anak-anak Beliau
6. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Abdul Hakim Mahfudz atau yang lebih dikenal sebagai Gus Kikin lahir 17 Agustus 1958, putra almarhum KH. Mahfudz Anwar dan Nyai Hj. Abidah Ma’shum. Dari Jalur ibu, nasab beliau bersambung kepada Nyai Hj. Khoiriyah Hasyim, putri sulung KH. M Hasyim Asy’ari yang diperistri KH. Ma’shum Ali, ahli falak asal Gresik dan pengarang kitab Amtsilah Tasrifiyah, atau kakak kandung KH. Adlan Ali Cukir.
Dari jalur ayah, nasab beliau bersambung kepada KH. Anwar bin Alwi, pendiri Pondok Pesantren Tarbiyatul Nasyi’in Paculgowang, Jombang.
1.2 Riwayat Keluarga
Beliau menikah dengan seorang wanita sholehah bernama Nyai Hj. Lelly Lailiyah dari buah perkawinan beliau dikaruniai beberapa anak.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
KH. Abdul Hakim Mahfudz lahir di lingkungan Pondok Pesantren Sunan Ampel Jombang, pesantren yang didirikan ayah beliau. Selain menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Sunan Ampel, beliau juga belajar di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Seblak, Jombang, yang didirikan oleh kakeknya.
KH. Abdul Hakim Mahfudz menempuh pendidikan formal di Madrasah Ibtida'iyah Parimono tahun 1963–1970. Kemudian beliau melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 1 Jombang pada tahun 1971–1973, kemudian SMPP (sekarang SMAN 2 Jombang) pada tahun 1974–1977.
Setelah selesai Sekolah Menengah Atas, beliau melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta pada tahun 1975–1979. Kemudian pada tahun 2013, KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) melanjutkan pendidikan di Universitas Terbuka jurusan komunikasi.
Pendidikan pelayaran terus dituntaskan hingga berhasil mendapatkan ijazah No Limitation untuk berlayar. “Artinya bisa menjalankan kapal tanpa ada batasan. Sempat berlayar juga sekitar 2 tahun 10 bulan, selama masih bujang,” kenang KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin).
2.2 Guru-Guru
- KH. Mahfudz Anwar (Ayahanda)
- Nyai Hj. Abidah Ma’shum (Ibunda)
2.3 Mengasuh Pondok Pesantren
Pada tahun 2016, Gus Kikin dipercaya menjadi Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng. Kemudian setelah KH. Salahuddin Wahid atau yang lebih dikenal sebagai Gus Solah, sebagai Pengasuh Tebuireng saat itu, wafat pada tahun 2020, Gus Kikin dipercaya memimpin pesantren sebagai pengasuh.
Pemilihan Gus Kiki
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

