KH. R. Muhammad, beliau adalah putra dari KH. Mahfudz At-Tarmasi, seorang ulama’ Jawa yang aktif dalam percaturan pemikiran ulama-ulama Timur Tengah pada abad ke-18 M, dan Muslimah, ibunya yang berasal dari Demak.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Wafat
1.3 Riwayat Keluarga
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru Beliau
3. Penerus Beliau
3.1 Anak-anak Beliau
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1 Mendirikan Pondok Pesantren
4.2 Karier Beliau
5. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. R. Muhammad, beliau adalah putra dari KH. Mahfudz At-Tarmasi, seorang ulama’ Jawa yang aktif dalam percaturan pemikiran ulama-ulama Timur Tengah pada abad ke-18 M, dan Muslimah, ibunya yang berasal dari Demak.
Kedalaman dan keluasan ilmu KH. Mahfudz membuat beliau di percaya untuk menjadi mufti di Makkah dan mengajar di Masjidil Haram. Keagungannya tampak memberikan pengaruh tersendiri bagi putranya. Apalagi sejak kecil, R. Muhammad, sang putra sudah terbiasa mengikuti ayahnya ketika mengajar di Masjidil Haram serta melakukan thawâf di Baitullâh. Hal itu ternyata membangkitkan cintanya terhadap ilmu-ilmu agama. Suatu ketika datang seorang santri yang hendak menimba ilmu kepada KH. Mahfudz. Beliau itu adalah KH. Munawwir yang kelak menjadi pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta.
Saat itu KH. Munawir sedang menunaikan ibadah haji bersama istrinya. Begitu menyadari bahwa santri tersebut mampu mengkhatamkan al-Qur’an dengan sekali thawaf, KH. Mahfudz berpesan pada putranya agar mampu menirunya. Pada saat R. Muhammad berusia 9 tahun, KH. Mahfudz berpulang ke Rahmatullah, sehingga R. Muhammad menjadi yatim piatu. Sementara Muslimah, ibunya yang berasal dari Demak, telah wafat terlebih dahulu dan dimakamkan di Demak. Sedangkan KH. Mahfudz dimakamkan di Makkah. Dengan meninggalnya kedua orang tua, R. Muhammad akhirnya dibawa boyong ke Tanah Air, oleh KH. Munawwir,
1.2 Wafat
Pada tahun 1975 M, beliau berpulang ke Rahmatullah, menghadap Allah SWT.
1.3 Riwayat Keluarga
Beliau menikah dengan wanita dari Demak bernama Fathimah, dari pernikahan mereka dianugerahi beberapa anak putera dan puteri.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
Dengan meniggalnya kedua orang tua, R. Muhammad akhirnya dibawa boyong ke Tanah Air, oleh KH. Munawwir, seusai melaksanakan ibadah haji dan menimba ilmu kepada KH. Mahfudz Tarmasi meskipun tidak lama. Hal itu dilakukan oleh KH. Munawwir karena beliau telah diwasiati oleh KH. Mahfudz untuk mendidik anaknya di bidang hafalan Al Qur’an.
Sesampai di Tanah Air, kemudian ia diserahkan oleh KH. Munawwir kepada KH. Dimyati, kakak KH. Mahfudz, yang merupakan pengasuh Pondok Tremas saat itu, KH. Dimyati menyerahkan R. Muhammad kepada KH. Munawwir untuk dididik menghafal al-Qur’an. Kemudian, R. Muhammad diambil KH. Munawwir sebagai anak angkat yang sangat disayangi, bahkan seakan melebihi kasih sayang terhadap putra-putra ia sendiri. Selama kurang lebih 4 tahun, beliau belajar di Pondok Krapyak, Yogyakarta.
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

