KH. Yusuf Muhammad, Pesantren Darus Sholah, Jember
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Wafat
1.3 Riwayat Keluarga
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru
3. Penerus
3.1 Murid-Murid
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1 Mendirikan Lembaga Pendidikan Islam
4.2 Karier
5. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Yusuf Muhammad lahir di Jember tanggal 23 Februari 1952. Ayah beliau, KH. Muhammad bin Hasyim, salah seorang A’wan HBNO pada periode Rais Akbar Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari dan Ketua Tanfidziah HBNO-nya adalah KH. Machfudz Shiddiq dan seorang Dai yang cukup disegani di Jember. Sementara ibunya, Ny. Hj. Zaenab Shiddiq adalah putra seorang kyai yang berpengaruh di Jember, Kyai Muhammad Shidiq (Mbah Shidiq).
1.2 Wafat
Beliau wafat pada tanggal 30 November 2004 di usia yang ke-52, tangisan air mata menggenangi Kota Jember karena figur panutannya telah kembali ke pangkuan ilāhi karena kecelakaan pesawat Lion Air di Solo, bersama 26 korban yang lain. Beliau dimakamkan di Pemakaman Keluarga Pesantren Darus Sholah Jember.
1.3 Riwayat Keluarga
Pada tahun 1981 KH. Yusuf Muhammad sempat kembali ke Indonesia untuk beberapa saat. Di tengah-tengah menjalankan kesibukannya di Madinah, beliau dinikahkan dengan wanita yang bernama Nyai Rosyidah dan pada saat itu Nyai Rosidah masih kuliah di IAIN Sunan Ampel Surabaya. Beliau dinikahkan oleh Kyai Hamid yang mendapat amanah dari almarhum ayah KH. Yusuf Muhammad ketika masih hidup.
Setelah menikah KH. Yusuf Muhammad melanjutkan kuliahnya di Universitas Madinah beliau juga membawa sang istri ke Madinah yakni Nyai Siti Rosyidah dan kemudian, pada tanggal 1984 KH. Yusuf Muhammad telah berhasil menyelesaikan kuliahnya di Universitas Madinah. Sehingga pada saat itu KH. Yusuf Muhammad harus pulang ke Jember untuk meneruskan ilmu-ilmu yang beliau dapat di Madinah.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
KH. Yusuf Muhammad kecil memulai pendidikannya (1959) di SD Jember Kidul I yang sekarang berganti nama SD Kepatihan 1 di Dr. Sutomo No. 14. Hampir keluarga besar Bani Shidiq sekolah di sana. KH. Yusuf Muhammad kecil yang dulu bernama Muhammad Yusuf Syamsul Hidayat ini baru menyelesaikan pendidikan SD pada tahun 1965.
KH. Yusuf Muhammad kemudian melanjutkan pendidikannya di SMPN I Jember dan SMAN I Jember. Pada saat itu, beliau sudah aktif di organisasi. Bahkan pada usia dini, yakni 13 tahun, KH. Yusuf Muhammad muda ikut aktif mendirikan IPNU di SMPN tersebut. Semasa di SMA, putra bungsu Nyai Zaenab ini juga ikut OSIS, malah didapuk menjadi sekretarisnya.
Selain itu, KH. Yusuf Muhammad juga aktif menjadi penyiar di Radio Ashria Dua. Setidaknya, ada tiga radio amatir yang dikenal waktu itu. Radio Ashria Satu yang terletak di Pondok ASHRI sekarang ini, Radio Ashria Dua yang terletak di rumah Achmad Shidiq dan Radio Semeru Lima, yang ada di Kantor NU JI. Semeru No 5, sekarang dekat Bank Mandiri di JI. Wijaya Kusuma. KH. Yusuf Muhammad, secara bergantian, menjadi penyiar bersama M.
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

