Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Ahmad Basyir Jekulo Kudus
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Ahmad Basyir Jekulo Kudus

1924 – 2014 M · 47.377 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Basyir memegang falsafah ilmu itu harus diamalkan walau hanya satu kali, kalau ingin manfaat. KH. Basyir, sosok kyai yang teladan yang patut di contoh. Beliau adalah seorang ulama yang mentradisikan riyadhoh (laku prihatin) sejak mudanya. Tradisi itu masih beliau pegangi hingga usia 88 tahun.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1      Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1   Lahir
1.2   Riwayat Keluarga
1.3   Wafat

2      Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1   Pendidikan
2.2   Guru-Guru

    Penerus
3.1   Murid-Murid

4      Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1   Mendirikan Madrasah
4.2   Mendirikan Pesantren

5      Jasa-Jasa
6      Teladan  
7.     Chart Silsilah Sanad
8.     Referensi

1.  Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
KH. Ahmad Basyir atau yang akrab dengan sapaan KH. Basyir Jekulo lahir pada tanggal 30 November 1924 M, beliau merupakan putra dari pasangan KH. Muhammad Mubin dan Nyai Dasireh.

1.2 Riwayat Keluarga
KH. Ahmad Basyir menikah dengan Nyai Hj. Sholikhah binti KH. Abdul Ghoni yang lahir di Desa Hadiwarno Mejobo Kudus pada tanggal 31 Desember 1946 M. Dari pernikahannya, beliau dikaruniai sembilan putra-putri.

Beliau selalu memberi teladan kepada keluarganya, keuletan dan kesabaran beliau menjadi inspirasi bagi putra-putrinya. Sosok KH. Ahmad Basyir di tengah keluarga tidak sekedar kepala rumah tangga, tetapi juga sosok idola yang menjadi inspirasi teladan putra-putrinya.

KH. Ahmad Basyir adalah sosok ayah yang bertanggung jawab, penuh dedikasi dan berfikir progresif. Perjuangan beliau untuk keluarga tidak pernah letih, apalagi putus asa. Tidak sedikit perjuangan beliau untuk anak-anaknya.

Pada saat itu, konon tidak ada tradisi sekolah, sekolah formal di mata masyarakat Bareng adalah tabu. Kendati demikian, KH. Ahmad Basyir meminta anaknya sekolah. Setiap pagi beliau menggayuh sepeda hingga Kudus Kulon untuk mengantarkan putrinya sekolah. Saat itu beliau menyekolahkan putrinya di Madrasah Mualimat. Di mata masyarakat KH. Ahmad Basyir juga dilihat sebagai sosok yang moderat dan menjadi pembaharu.

1.1 Wafat 
KH. Ahmad Basyir wafat pada hari Selasa 18 Maret 2014 pada pukul 00.10 WIB. Makam beliau di Kompleks Pemakaman Umum Dusun Kauman, Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kudus, tidak jauh dari kediaman beliau. Ziarah di Makam KH. Ahmad Basyir Kudus, Sang Mujiz Dalail Khairat.

2.  Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1 Pendidikan
Saat usia kanak-kanak, KH. Ahmad Basyir mengenyam pendidikan formal di Veer Folex Schooll (sekarang SD) dan menamatkan jenjang kelas V. Pada saat itu belum ada jenjang kelas VI. Sekolah tempat KH. Ahmad Basyir mengenyam pendidikan formal itu sekarang menjadi SD Negeri 1 Jekulo.

Selama mengenyam pendidikan, beliau acapkali menjadi juara kelas. Karena prestasinya yang begitu gemilang, beliau pernah ditawari untuk diambil anak oleh gurunya di sekolah itu. Tujuannya akan dididik untuk jadi guru di sekolah.

Setelah tamat pendidikan di Veer Folex Schooll, beliau melanjutkan pendidikan non formal d

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+