Perjuangannya dalam dunia pendidikan juga dibuktikan dengan berdirinya Pondok Pesantren Majlis Ta'lim Al-Hikmah (PERMATA), Perguruan Islam Al-Hikmah (PRIMA) dan Madrasah Diniyyah Al-Hikmah (MADINAH), yang masih di bawah naungan Yayasan Al-Hikmah.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi:
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
1.3 Wafat
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan
2.2 Guru-Guru
3. Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1 Perjuangan dalam Bidang Pendidikan
4. Teladan
5. Chart Silsilah Sanad
6. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Ma’mun Muzayyin lahir pada 3 April 1939 di Pati. Beliau merupakan putra pertama dari tujuh bersaudara, dari pasangan H. Muzayyin dan Hj. Mustaniroh. Saudara-saudara beliau di antaranya:
1. Siti Mariam (Almh),
2. M. Ma’mur (Alm),
3. Mas’udah,
4. Abdul Aziz (Alm),
5. Fatimatuz Zahro (Almh),
6. Saifuddin Zuhri (Alm).
1.2 Riwayat Keluarga
Tahun 1965, KH. Ma'mun diambil menantu KH. Abdullah Salam. Waktu itu, H. Muzayyin bercerita kepada Mbah Dullah (sapaan akrab KH. Abdullah Salam) tentang anaknya yang sudah dewasa. Dan H. Muzayyin minta Mbah Dullah untuk mencarikan jodoh anaknya itu, di tengah-tengah perjalanan Mbah Dullah berkata “angger pengen mantu yo moro” (kalau pingin mantu ya datang saja).
Mendengar hal tersebut, KH. Muzayyin benar-benar datang menjodohkan putranya dengan putri Mbah Dullah yang bernama Nyai Hanifah. Menurut cerita adiknya, pada suatu ketika beliau melihat Nyai Hanifah ketika itu masih kecil, hatinya tertarik saat itu. Memang jarak umur mereka sekitar sepuluh tahunan.
Setelah resmi menikah, beliau dikaruniai sebelas anak, di antaranya:
1. Kyai Muh. Mujiburrahman,
2. Nyai Ainun naim,
3. Nyai Milhatin Syirfah,
4. Nyai Umi Kulsum,
5. Nyai Ruqoyyah Asna Rofiah,
6. Kyai Muh. Abdul Hakim,
7. Kyai Muh Abdullah,
8. Nyai Fatimah Quratul Aini,
9. Nyai Aisyah Nihayatun Nu’ama,
10. Nyai Zainab Naila Husna,
11. Nyai Fatimatuzzahro.
1.3 Wafat
Pada tahun 1421 H, KH. Anwar Musaddad dan istrinya melakukan haji setelah melakukan silaturahim yang luas. Meskipun memiliki riwayat kesehatan yang rentan, beliau berangkat dengan persiapan obat-obatan yang cukup. Meskipun seharusnya dipandu, beliau ingin menjalankan ibadah sesuai kebiasaan tanpa bantuan.
Saat sakitnya semakin parah, beliau setuju untuk pulang, namun berubah pikiran ingin berziarah ke Madinah. Namun, sakitnya semakin parah dan beliau wafat saat menuju rumah sakit, pada tanggal pada 22 Dzulhijjah 1421 H, sekitar pukul 02.00 waktu Makkah, dan 23 Dzulhijjah 1421 H/18 Maret 2001 (jika dikonversikan) wilayah Indonesia. Jenazahnya dimandikan oleh murid-muridnya dan dishalati di Masjidil Haram sebelum dimakamkan di Ma'la.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan
Sejak kecil, Pendiri Perguruan Islam Al-Hikmah (PRIMA) ini sudah terbiasa hidup susah dalam hal ekonomi. Keadaan yang demikian tidak membuatnya berkecil hati, tapi justru melatih kesabaran serta kemandiriannya.
Waktu penjajahan Jepang, waktu itu Kyai Ma'mun berusia 6 tahun, Kyai Ma'mun Kecil diajak
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

