Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Abdullah Ubaid
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Abdullah Ubaid

1900 – 1938 M · 22.107 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH Abdullah Ubaid Ulama Nahdlatul Ulama Surabaya Jawa Timur

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.     Riwayat Hidup dan Keluarga
1.2   Lahir
1.2   Riwayat Keluarga
1.3   Wafat

2.     Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1   Berkelana Mencari Ilmu

3.     Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1   Pelopor Berdirinya GP Ansor

4.     Chart Silsilah
5.     Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir

KH. Abdullah Ubaid lahir pada 4 Jumadil Akhir 1318 H atau bertepatan pada tahun 1899 M di Kawatan, Surabaya.

Beliau diambil anak angkat oleh KH. Yasin Pasuruan, lalu di belakang namanya ditambah Ubaid (isim tashghir dari Abdu, yang berarti Abdullah Kecil), untuk membedakan dengan satu putra KH. Yasin Pasuruan sendiri, yang juga bernama Abdullah.

1.2 Riwayat Keluarga
KH. Abdullah Ubaid melepas masa lajangnya dengan menikahi Nyai Syafi’ah. Buah dari pernikahannya, beliau dikaruniai tujuh putra dan putri, di antaranya Ali Ubaid, Nadzifah, Anisah, Lutfi, M. Yunus Ubaid (pensiunan Perwira Angkatan Udara, tinggal di Singasari, Malang), KH. Zakky Ubaid (Mustasyar NU Pasuruan), KH. Shobih Ubaid (Jakarta), dan KH. Ali Ubaid (Jakarta).

1.3 Wafat
KH. Abdullah Ubaid bisa dikatakan sebagai tokoh muda bangsa yang cemerlang di zamannya. Keilmuan, komitmen perjuangan, serta militansinya akan menasbihkan dirinya sebagai tokoh besar di kemudian hari. Namun, suratan takdir berkehendak lain, Allah SWT menakdirkannya wafat muda.

Sepulangnya mengikuti Muktamar ke-13 NU di Menes Banten pada 13 Rabiul TAkhir 1357 atau 12 Juli 1938, beliau mengalami kecelakaan. Motor Harley Davidson yang dikendarainya oleng ketika sampai di Pekalongan dan lantas dibawa pulang ke Surabaya. Setelah dirawat hampir satu bulan, akhirnya KH. Abdullah Ubaid menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 39 tahun. Usia yang relatif muda bagi seorang tokoh bangsa.

Wafatnya KH. Abdullah Ubaid pada hari Kamis 20 Jumadil Akhir 1358. Hal ini sebagaimana dimuat di beberapa kabar di Berita Nahdlatoel Oelama. Juga terdapat di buku “Sejarah Hidup KH. A. Wahid Hasjim“ yang ditulis oleh Aboebakar Atjeh. Namun, tak dituliskan tanggal masehinya. Dalam perkembangannya, tanggal wafatnya dikonversi ke kalender masehi menjadi 8 Agustus 1938 M. Hal ini sebagaimana dimuat di “Menapak Jejak Mengenal Watak, Sekilas Biografi 26 Tokoh Nahdlatul Ulama” yang diterbitkan Yayasan Saifuddin Zuhri pada 1994. Dari sumber inilah kemudian 8 Agustus 1938 itu  oleh buku maupun artikel yang membahas tentang sosok Abdullah Ubaid.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Berkelana Mencari Ilmu

KH. Abdullah Ubaid memulai pendidikan dasar di Madrasah Al-Khoiriyah, Ampel, Surabaya. Lalu pada usia 14 tahun, beliau melanjutkan pendidikannya dengan nyantri di Pondok Pesantren Nurul Kholil yang diasuh oleh KH. Kholil Bangkalan, Madura. Setelah selesai belajar di KH. Kholil Bangkalan, kemudian beliau melanjutkan dengan belajar di

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+