Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Masyhuri Ali Umar
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Masyhuri Ali Umar

lahir 1943 M · 13.850 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Masyhuri Ali Umar Ulama Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Peranan di Nahdlatul Ulama

4.    Karir
5.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Masyhuri Ali Umar adalah putra dari pasangan KH. Ali Umar dan Ibu Nyai Hj. Mas’atin, keduanya merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikmah Langkapan. KH. Masyhuri Ali Umar lahir di Dusun Langkapan, Maron, Srengat Blitar pada tanggal 19 Mei 1943. Beliau putra ke-5 dari 7 bersaudara, saudara-saudaranya adalah Abdul Rohman, Nafisatun, Amsahil Huda, Masruroh, Marhamah, dan Alfiyah.

1.2 Riwayat Keluarga
KH. Masyhuri Ali Umar pada usia 21 tahun, beliau menikah dengan putri KH. R. Abdul Qodir Munawwir, yakni Nyai Umi Salamah yang berusia saat itu berusia 15 tahun. Buah dari pernikahannya, mereka dikaruniai 6 orang putra-putri, yaitu:
1. Ibu Nyai Atiq Alifah, menikah dengan Sujandi dan berdomisili di Demak, memiliki 2 putra.
2. Ibu Nyai Hj Azahil Fana, menikah dengan KH. Muhtarom Ahmad dan berdomisili di Krapyak, Yogyakarta. Beliau memiliki 3 putra.
3. Agus M. Nabih menikah dengan Maziyah (lulusan komplek R2) dan berdomisili di Blitar, meneruskan estafet kepemimpinan pondok pesantren milik kakeknya. Buah dari pernikahannya, dikarunia 4 putra.
4. Ibu Nyai Hj Aniq Nadhirah menikah dengan KH. Su’ad dan berdomisili di Magelang, memiliki 2 putra.
5. Agus Abdul Qodir (alm). Beliau meninggal sebelum berumah tangga.
6. Agus H Ahmad Shidqi Mashyuri menikah dengan Ibu Eni Kartika Sari dan berdomisili di Krapyak, Yogyakarta menggantikan posisi KH. Masyhuri, mengasuh komplek IJ. Beliau dikaruniai seorang putra.

1.3 Wafat
KH. Masyhuri Ali Umar berpulang ke Rahmatullah pada tahun 2001. Beliau dimakamkan di Dongkelan, bersebelahan dengan makam KH. Abdul Qodir, KH. Ali Maksum, dan KH. Munawwir.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan

KH. Masyhuri Ali Umar kecil memulai pendidikannya dengan belajar di Sekolah Rakyat sekaligus mondok di Pesantren Menara Al-Fatah di bawah asuhan KH. R. Abdul Fatah salah satu ulama yang masyhur di daerah Tulungagung.

Setelah tamat SR, beliau mengikuti kakaknya (KH. Abdul Rohman) nyantri ke Pondok Pesantren Tertek, Pare, Kediri, hingga tahun 1958. Pada tahun 1959, KH. Masyhuri melanjutkan perjalanan nyantrinya di Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak. B

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+