Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. R. Abdul Fattah Tulungagung, Pendiri PP Putra Menara Al-Fattah Mangunsari Tulungagung
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. R. Abdul Fattah Tulungagung, Pendiri PP Putra Menara Al-Fattah Mangunsari Tulungagung

1872 – 1954 M · 31.028 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. R. Abdul Fattah Ulama Nahdalatul Ulama Tulungagung Jawa Timur

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Wafat


2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Perjuangan Melawan Penjajah
3.2  Karomah-Karomah
3.3  Jasa-Jasa

4.    Chart Silsilah Sanad
5.    Referensi

1.  Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir

KH. R. Abdul Fattah lahir pada hari Kamis Pon 11 Syawal 1290 H atau 1872 M di Mangunsari Kedungwaru Tulungagung.

Silsilah nasab dari ayahnya, KH. R. Abdul Fattah putra KH. Hasan Tholabi Mangunsari Tulungagung. Beliau keturunan ke-14 dari Sayyid Nawawi (Sunan Bayat/ Sunan Pandanaran/ Ihsan Nawawi, Solo) dan keturunan Rasulullah SAW ke-31. Sedangkan ibunya bernama Nyai Dokhinah, buyutnya Prawiro Projo, Patih Ponorogo ke-5. Nama asli KH. R. Abdul Fattah adalah Muhammad Ma’ruf.

1.2 Wafat
KH. R. Abdul Fattah wafat pada hari Selasa Pon, 3 Rabiul Akhir 1372 H atau 29 November 1954 M. Jenazah beliau dimakamkan di barat Masjid Pondok Mangunsari, pada hari Rabu Wage, 4 Rabiul Akhir 1372 H atau 30 November 1954 M.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
KH. R. Abdul Fattah memulai pendidikannya dengan belajar ilmu tauhid kepada KH. Imam Bahri, pengasuh Pondok Pesantren Mangunsari, Pace Nganjuk. Kemudian, belajar ilmu tasawuf kepada KH. Zaenuddin, pengasuh Pondok Pesantren Mojosari, Loceret Nganjuk. Setelah itu, belajar ilmu fiqih kepada KH. Zaenuddin, pengasuh Pondok Pesantren Cempaka, Brebek Nganjuk. Dan belajar ilmu tafsir kepada KH. Idris, pengasuh Pondok Pesantren Jamsaren Solo.

Belajar ilmu hadis kepada KH. Hasyim Asy’ari, pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. Belajar ilmu nahwu (Gramatika) kepada KH. Kholil, Bangkalan Madura. Belajar Al-Qur’an kepada KH. Munawir, pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta. Belajar berbagai bidang ilmu agama Islam kepada KH. Sayyid Zein dan KH. Mahfudz At- Turmusy di Masjidil Haram Makkah Saudi Arabia. Waktu yang dihabiskan KH. R. Abdul Fattah untuk belajar berbagai ilmu agama Islam di berbagai pondok pesantren tersebut selama 24 tahun.

2.1 Guru-Guru
1. KH. Ima

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+