Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Siroj Payaman (KH. Anwari Siraj)
\U0001F4DC
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Siroj Payaman (KH. Anwari Siraj)

1878 – 1960 M · 51.868 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Anwari Siraj Ulama Nahdlatul Ulama Payaman Magelang Jawa Tengah

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Mendirikan Pesantren
3.2  Karomah

4.    Chart Silsilah Sanad
5.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir

KH. Muhammad Siraj atau yang kerap disapa dengan panggilan KH. Siroj Payaman atau KH. Anwari Sirajd lahir pada tahun 1878 M di Desa Payaman Magelang. Silsilah nasab dari jalur ibu, nasab KH. Muhammad Siraj sampai pada Joko Tingkir.

1.2 Wafat
KH. Muhammad Siraj wafat pada hari Kamis Pahing 15 Safar 1379 H atau 20 Agustus 1959 M. Jenazah beliau dimakamkan di belakang Masjid Agung Payaman.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan

KH. Muhammad Siraj menjalani pendidikannya di Kota Makkah bersama Mbah Dalhar, pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Watucongol, Gunungpring, Muntilan, Magelang dan KH. Hasyim Asy’ari pendiri Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.

3. Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1 Mendirikan Pesantren

Pada tahun 1947, KH. Muhammad Siraj mendirikan Pondok Pesantren Kidul di Dusun Karang Geneng, Payaman. Setelah berjalan cukup lama, akhirnya pada tahun 1957, Pondok Pesantren Kidul dipindah ke samping Masjid Agung Payaman. Pemindahan tersebut dimaksudkan agar lebih dekat dengan rumah beliau. 

3.2 Karomah
KH. Muhammad Siraj merupakan salah satu sosok Kyai yang memiliki banyak karomah, di antaranya, saat berjuang melawan kolonial Belanda, beliau adalah kyai yang kebal terhadap senjata. Selain itu, beliau juga diberikan karomah dapat mencegah bencana letusan dan erupsi Gunung Merapi. Berkat karomahnya menghalau erupsi, beliau diberikan gelar kehormatan Romo Agung oleh Belanda,

“Belanda memberikan Gelar Romo Agung dulu saat Merapi meletus. Belanda ingin halau lahar, minta doa ke Mbah Siraj, doanya kabul tidak terjang Kota Magelang. Sehingga kejadian itu dikaitkan dengan rutinitas pembacaan Kitab Bukhari Sokhi yang dikenal dengan pengajian Sema’an Bukharen membaca Kitab Bukhari yang setiap Ramadan satu bulan penuh digelar di Masjid Agung, alun-alun Kota Magelang sampai sekarang,” kata KH. Mafatikhul Huda, salah seorang cicit Almarhum KH. Anwari Siraj.

Menurutnya, keampuhan ilmu karomah yang dimiliki beliau terbukti saat terjadi agresi militer Belanda pertama. Saat itu Masjid Agung Payaman diserang Belanda pada tahun 1948 dengan membabi buta. Belanda selalu mencari sosok KH. Siraj yang dikenal sebagai pimpinan para santri pejuang.

Pencarian dilakukan mulai masjid sampai di beberapa kampung di Payaman, Magelang. Namun, hanya pohon-pohon sekitar yang terbakar karena KH. Siraj dan santri yang sempat bersembunyi di bawah masjid berhasil

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+