Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Dalhar Munawwir
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Dalhar Munawwir

1933 – 2009 M · 17.311 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Dalhar Munawwir atau yang lebih akrab disapa Mbah Dalhar lahir pada Kamis Pon, 14 Sya’ban atau 6 Juli 1933. Beliau merupakan putra ketujuh dari sembilan bersaudara dari pernikahan KH. Muhammad Munawwir dengan istri ketiganya yaitu Nyai Hj. Salimah.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
1.3 Wafat

2    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru

3     Perjalanan Hidup dan Dakwah 
4    Referensi

1.  Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir

KH. Dalhar Munawwir, atau yang lebih akrab disapa Mbah Dalhar, lahir pada Kamis Pon, 14 Sya’ban 1352 H atau 6 Juli 1933 M. Beliau adalah putra ketujuh dari sembilan bersaudara hasil pernikahan KH. Muhammad Munawwir dengan istri ketiganya, Nyai Hj. Salimah.

Ayah KH. Dalhar, KH. Muhammad Munawwir, adalah pendiri Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak. Dalam penelusuran silsilah nasab dari jalur ayah, KH. Dalhar Munawwir adalah putra dari KH. Muhammad Munawwir bin Abdullah Rosyad bin KH. Hasan Bashori, yang merupakan ajudan Pangeran Diponegoro pada masa Perang Diponegoro (1825-1830).

1.2  Riwayat Keluarga
Pada tahun 1958 di usia 25 tahun, KH. Dalhar Munawwir menikah dengan Nyai Hj Rr. Makmunah, putri seorang Kyai dari Purworejo, Jawa Tengah, yaitu KH. Raden Ahmad Siroj atau Kiyai Ahmad Jambul.

Dari pernikahan ini Kyai Dalhar dikaruniai lima orang anak laki- laki dan satu orang anak perempuan, yaitu: Fuad Asnawi, Fathoni, Fairuzi Afiq, Faishol Majdi, Fahmi, dan Fanny Rifqoh.

1.3  Wafat
KH. Dalhar Munawwir wafat pada hari Rabu, 18 November 2009 jam 10.00 WIB. Kyai sederhana dan bersahaja itu berpulang ke Rahmatullah di usianya yang ke-76, yang sebelumnya mengalami sakit radang paru- paru. Jenazah beliau dikebumikan keesokan harinya pada hari Kamis, 19 November 2009 jam 10.00 WIB.

Ribuan orang dari berbagai kalangan memenuhi sepanjang Jalan Ali Maksum untuk memberikan penghormatan kepada beliau. Sebelum disemayamkan, jenazah disholatkan di Masjid Pondok Pesantren Al-Munawwir. Kemudian dibawa ke tempat pemakaman di Komplek Makam Keluarga Dongkelan sesuai wasiat KH. Dalhar Munawwir, dan makamnya berada di sebelah barat istri tercinta beliau, Nyai. Hj. Rr Siti Makmunah.

2.   Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Menuntut Ilmu

Sejak kecil, KH. Dalhar Munawwir mendapat pendidikan agama di lingkungan pesantren. Beliau pertama kali belajar Al-Qur’an langsung kepada ayahnya, KH. Muhammad Munawwir hingga beranjak remaja. Sepeninggal ayahnya, KH. Muhammad Munawwir pada tahun 1942 M beliau melanjutkan pendidikannya dengan belajar di Pondok Pesantren Krapyak yang saat itu diasuh oleh KH. Ali Maksum (menantu KH. Muhammad Munawwir) yang merupakan kakak iparnya sendiri.

Pada waktu itu, KH. Dalhar Munawwir beserta saudara-saudaranya yang lain seperti

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+