Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Nyai Hj. Machfudhoh Aly Ubaid, Pengasuh Pesantren Bahrul Ulum Jombang
✓ Terverifikasi Tim Riset

Nyai Hj. Machfudhoh Aly Ubaid, Pengasuh Pesantren Bahrul Ulum Jombang

lahir 1944 M · 23.093 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Nyai Hj. Machfudhoh Aly Ubaid Ulama Nahdlatul Ulama Jombang Jawa Timur

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga

2     Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Menjadi Pengasuh Pesantren
3.2  Kiprah di Nahdlatul Ulama

4.    Karir-Karir
5.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Dakwah

1.1 Lahir
Nyai Hj. Machfudhoh Aly Ubaid lahir pada 12 Maret 1944 di Jombang. Beliau merupakan putri pertama dari empat bersaudara, dari pasangan KH. Wahab Chasbullah dan Siti Rahma. Adik-adik beliau di antaranya: Nyai Hisbiyah Rohim, Nyai Munjidah Wahab, KH. Muhammad Hasib Wahab dan KH. M. Roqib Wahab.

Beliau terlahir dari keturunan tokoh besar, jika diurut dari silsilah keluarga Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Nyai Machfudhoh adalah keturunan dari Jaka Tingkir atau Mas Karebet. Pendiri dari Pondok Pesantren Bahrul Ulum adalah Abdussalam, dia termasuk keturunan raja Brawijaya dari majapahit sebagaimana silsilah berikut: Abdussalam putra Abdul Jabbar putra Ahmad putra Pangeran Sumbu putra Pangeran Benowo putra Jaka Tingkir atau Mas Karebet putra Lembu Peteng Aqillah Brawijaya.

1.2 Riwayat Keluarga
Nyai Hj. Machfudhoh Aly Ubaid menikah dengan putra KH. Abdullah Ubaid yang bernama KH. Aly Ubaid. Mereka menikah pada tahun 1962. Namun setelah menikah Kyai Aly Ubaid kembali ke Makkah dan pada Agustus 1963 diadakan resepsi pernikahan. Setelah pernikahannya, beliau pindah ke Tebet, Jakarta. Nyai Machfudhoh dan KH. Aly Ubaid dikaruniai seorang putri, yaitu Ulfah Masfufah yang menikah dengan M. Mujib dikaruniai 2 putri dan seorang putra, yaitu:
1. Nabila Maulidyah,
2. M. Masrur Maulidi,
3. Nazihan Nabihah.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1 Pendidikan
Masa kecil Nyai Machfudhoh adalah masa kecil yang bahagia, meskipun beliau lahir ketika Indonesia masih menjadi tanah jajahan, beliau tidak pernah merasakan susahnya jaman tersebut, seperti tidak makan dan lain sebagainya. Sejak kecil Nyai Machfudhoh belajar kepada ayahnya sendiri seperti belajar kitab, sedangkan belajar mengaji Al-Qur’an beliau diajari oleh ibunya, Nyai Siti Rahma. Nyai Machfudhoh sejak kecil sering sakit oleh karenanya kerap kali beliau dimanja, sering mimisan, bisulan dan sesak nafas.

Sebagai seorang anak-anak beliau juga suka bermain, Nyai Machfudhoh suka permainan yang penuh tantangan. Beliau juga suka bermain dengan saudara dan teman laki-laki. Ketika kecil pada Zaman Belanda beliau sering bermain perang-perangan dan membuat bungker tiruan. Sejak kecil Nyai Machfudhoh dididik dengan kasih sayang, KH. Wahab Chasbullah sering kali bercerita tentang kisah sahabat kepada anak-anaknya.

Beliau bercerita dalam berbagai kesempatan. Bukan hanya cerita sahabat, ketika dalam perjalananpun

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+