KH. Rizqi Dzulqornain al-Batawi., M.A adalah ulama Nahdlatul Ulama (NU) asal Betawi, Jakarta.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
1.3 Wafat
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Mencari Ilmu
2.2 Guru-Guru
2.3 Mengasuh Pondok Pesantren
2.4 Mendapatkan Banyak Ijazah
3. Karya-Karya
4. Chart Silsilah Sanad
5. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1. Lahir
KH. Rizqi Dzulqornain Al-Batawi., M.A lahir pada tanggal 11 Safar 1403 H atau bertepatan pada 26 November 1982 M di Jakarta, beliau merupakan putra kedua dari pasangan H. Asmat dan Hj. Kholilah.
1.2 Riwayat Keluarga
KH. Rizqi Dzulqornain Al-Batawi., M.A melepas masa lajangnya dengan menikahi Hj. Raihanatul Quddus Saifuddin Amsir pada tahun 2008. Buah dari pernikahannya, beliau dikarunia seorang putri yang diberi nama Munyatun Nufus.
1.3 Wafat
KH. Rizki Dzulqornain wafat pada hari Kamis 24 September 2020, ulama muda asli Jakarta ini wafat pada usia 38 tahun di salah satu Rumah Sakit di Jakarta. Kepulangan pengelola Yayasan Al-Mu’afah ini disampaikan langsung pihak keluarga dan para kerabat.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Mencari Ilmu
Sejak kecil KH. Rizqi Dzulqornain Al-Batawi., M.A memulai pendidikannya dengan belajar membaca Al-Qur’an di bawah bimbingan para guru di majelis-majelis ilmu setempat. Pada tahun 1989, beliau melanjutkan pendidikannya dengan belajar di Madrasah ʻUmdatur Rasikhien, dan menyelesaikannya pada tahun 1995.
Setelah selesai belajar di madrasah, beliau melanjutkan pendidikannya dengan belajar di Madrasah Tsanawiyah ʻUmdatur Rasikhien, beliau menyelesaikannya pada tahun 1998. Dan kembali melanjutkan pendidikannya dengan belajar di SMUN 36 Jakarta sampai selesai pada tahun 2001.
Pada tahun 2007 beliau menyelesaikan pendidikan studi S1 di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta prodi Tafsir Hadis dengan skripsi “Nusyûz Kajian Surat An-Nisâ ayat: 128 dalam Tafsir Al-Sirâj Al-Munîr Fî Al-ʻIânah ʻAlâ Maʻrifat Baʻd Maʻânî Kalâm Rabbinâ Al-Hakîm Al-Khabîr karya Syaikh Muhammad Al-Syarbînî Al-Khaṯîb”.
Pada tahun 2011-2012 mendapat beasiswa dari kementrian agama untuk mengikuti short course di Universitas Ibn Thufail, Kinetra, Maroko. Di Maroko ia berhasil merampungkan sebuah karya “Dzakîrat Al-Muhtâj Fî Shalawât ʻAlâ Sâhib Al-Liwâ Wa Al-Tâj”. Kitab tersebut telah dicetak dan diberikan sambutan oleh 23 ulama. Pada awal tahun 2012, beliau mengambil baiat Thariqah Tijâniyah di Kota Fez, Maroko.
Dua tahun kemudian atau tepatnya pada tahun 2014, beliau lulus dari Ma'had Ali Al-Asyirah Al-Qur'aniyyah pada prodi Tafsir dan pada pada tahun 2018 beliau lulus studi S2 nya pada program Magister Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada prodi Tafsir Hadis Konsentrasi Hadis dengan judul tesis “Kritik Hadis Ahmad Al-Ghumârî Terhadap Hadis-Hadis Palsu Riwayat Al-Qudâʻi Dalam Kitab Al-Jâmi’ Al-Saghîr (Telaah Kitab Al-Mudâwî Li ‘Ilal Al-Jami’ Al-Saghîr Wa Syarhai Al-Munâwî)”.
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

