KH. Ahmad Shodiq Ulama Lampung Nahdlatul Ulama
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
1.3 Wafat
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Masa Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru Beliau
2.3 Mendirikan dan Mengasuh Pesantren
3 Penerus Beliau
3.1 Anak-anak Beliau
3.2 Murid-murid Beliau
4 Jasa, Karya, dan Karier
4.1 Jasa-jasa Beliau
4.2 Karya-karya Beliau
4.3 Karier Beliau
5 Teladan
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Ahmad Shodiq lahir di Kampung Jatisari, Kecamatan Kepung, Kawedanan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, 18 Juli 1927. Ayahnya bernama Tarmuji, sedangkan ibunya Situn.
1.2 Riwayat Keluarga
Istri beliau bernama Saminah dan dikaruniai 6 putera-puteri yaitu:
1. Dardiri Achmad
2. Siti Rubai'ah
3. Imam Mudzakir
4. Achmad Toha
5. Imam Sibawaih
6. Agus Fathoni
1.3 Wafat
Beliau wafat di Rumah sakit Urip Sumoharjo Bandarlampung, sekitar pukul 15.00 WIB setelah beberapa hari dirawat. Jenazahnya dimakamkan pada pukul 21.30, Jumat malam, 13 Juli 2018 di komplek masjid dan pesantren Darussalamah.
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Masa Menuntut Ilmu
Setelah beliau Sekolah Rakyat hingga kelas 3, KH. Ahmad Shodiq menempuh pendidikan di tiga madrasah, Ibtidaiah Salafiyah, Tsanawiyah Salafiyah, dan Aliyah Salafiyah. Pada saat berusia 18 tahun, pernah tertarik menjadi tentara, namun ibunya tidak menyetujui. KH. Ahmad Shodiq akhirnya belajar ke Pondok Pesantren Darussalam Kencong, asuhan KH. Imam Faqih, yang berjarak 3 km dari rumahnya. Beliau jadi santri sambil berjualan nangka.
Sembilan tahun di sana, KH. Ahmad Shodiq pindah ke Pondok Pesantren Pedes di Jombang, yang berjarak 34 km, dan ditempuh dengan berjalan kaki setiap hari. Untuk memperdalam Qur'an dan tarekat, beliau juga berguru kepada KH. Adlan Ali, pengasuh Ponpes Cukir, Jombang.
2.2 Guru-Guru Beliau
Guru-guru beliau sewaktu menuntut ilmu di pesantren adalah:
- KH. Imam Faqih
- KH. Adlan Ali
2.3 Mendirikan dan Mengasuh Pesantren
KH. Ahmad Shodiq mendirikan Pondok Pesantren Darussalamah sejak 1960. Hingga kini pondok yang berbasis salafi itu mengasuh ratusan santri dari berbagai penjuru daerah. Setiap tahun lebih dari 20
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

