KH. Adlan Aly lahir pada 03 Juni 1900 di Pesantren Maskumambang, Kabupaten Gresik. Beliau merupakan putra dari pasangan Hj. Muchsinah dan KH. Ali.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar isi
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
1.3 Wafat
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru
2.3 Mendirikan dan Mengasuh Pesantren
3 Penerus
3.1 Putra dan Putri
3.2 Murid-Murid
4 Karier
4.1. Peranan di Nahdlatul Ulama (NU)
4.2 Mursyid Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah
4.3 Ketua JATMAN
4.4 Anggota DPRD
5. Teladan
6. Karomah
6.1 Tiga Mobil Saksi Karomah KH. Adlan Aly
6.2 Mobil Corolla milik H. Faqih, Juragan Sate
6.3 Mobil Sedan milik KH. Yusuf Hasyim
6.4 Mobil milik Pesantren Tebuireng
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Adlan Aly lahir pada 3 Juni 1900 di Pesantren Maskumambang, Kabupaten Gresik. Beliau merupakan putra dari pasangan Hj. Muchsinah dan KH. Ali.
1.2 Riwayat Keluarga
KH. Adlan Aly menikah dengan Ibu Nyai. Hj. Romlah. Buah dari pernikahannya, mereka dikaruniai dua putra dan dua putri, di antaranya, Nyai. Hj Mustaghfiroh, KH. Ahmad Hamdan Adlan, Nyai. Hj Sholikhah, dan KH. Abdul Djabbar.
Tapi sayangnya usia pernikahan beliau tidaklah lama, Ibu Nyai. Hj. Romlah meninggal lebih awal, saat sang suami perjalanan pulang dari tanah suci Makkah pada tahun 1939 M dan Nyai Romlah dimakamkan di Pulau We Sumatera.
Setelah tiba di tanah air, KH. Adlan Aly kemudian dipanggil oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, yang bermaksud menjodohkan dengan keponakannya yang bernama Nyai. Hj. Halimah.
Lalu KH. Adlan Aly menikah dengan Nyai. Hj. Halimah. Kurang lebih selama 40 tahun menjadi istri KH. Adlan Aly, Bu Nyai Hj. Halimah meninggal dunia pada tahun 1982 M. Kemudian Kiyai Adlan kembali menikah dengan Nyai Hj. Musyafa’ah Ahmad, seorang Ustadzah dari Desa Keras, Diwek, Jombang, tahun 1982 M.
1.3 Wafat
KH. Adlan Aly wafat pada tanggal 17 Rabiul Awal 1411 H atau 6 Oktober 1990 M dalam usia 90 tahun. Ulama kharismatik itu kemudian dimakamkan di pemakaman keluarga Pesantren Tebuireng, Jombang.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
Berawal dari
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

