KH. Hasyim Padangan adalah ulama gurunya ulama di tanah Jawa berasal dari Padangan, Bojonegoro.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
1.3 Wafat
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-guru Beliau
2.3 Mendirikan dan Mengasuh Pesantren
3 Penerus Beliau
3.2 Murid-murid Beliau
4 Jasa, Organisasi, dan Karya
4.1 Riwayat Organisasi
4.2 Karier Beliau
4.3 Karya Beliau
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
Dalam buku Lahirnya NU Bojonegoro dan Hikayat Padangan Kota Cahaya (2020), dijelaskan bahwa Syekh Hasyim Al Fadangi atau KH. Hasyim Padangan (1850-1942) lahir di Desa Ngasinan Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Beliau lahir di Desa Ngasinan yang masyhur sebagai markas Pasukan Diponegoro Divisi Malang Negoro pada Perang Jawa (1825-1830). Di Kecamatan Padangan, ada dua kawasan yang dikenal sebagai kawasan Islam sepuh. Selain Desa Kuncen, adalah Desa Ngasinan.
1.2 Wafat
KH. Hasyim Padangan meninggal pada 1942 yang saat itu menurutnya pada usia sekitar 90an, jenazah beliau dimakamkan di komplek pemakaman bani Usman Jalakan Padangan Bojonegoro, Jl. Bengawan Solo no 276, Dusun jalakan, Padangan, Kec. Padangan, Kab. Bojonegoro, Jawa Timur.
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
KH. Hasyim Padangan menuntut ilmu pada seorang waliyullah bernama Sayyid Abdurrahman Hasyim Basyaiban, KH. Hasyim Padangan juga pernah menuntut ilmu di tanah Haramain pada ulama-ulama besar pada zamannya. Tak berhenti di sana, KH. Hasyim Padangan masih memperdalam ilmu ke Pulau Madura. KH. Hasyim Padangan belajar secara langsung pada KH. Kholil Bangkalan.
2.2 Guru-guru Beliau
Guru-guru beliau ketika menuntut ilmu adalah:
- Sayyid Abdurrahman Hasyim Basyaiban
- KH. Kholil Bangkalan
2.3 Mendirikan dan Mengasuh Pesantren
Setelah menuntut ilmu pada Syeikh Kholil Bangkalan, KH. Hasyim Padangan baru mendirikan Pondok Pesantren yang berada di Dusun Jalakan, Desa Padangan, Bojonegoro. Di tempat itu pula, santri dari berbagai daerah mulai berdatangan. Sejak saat itu, beliau dikenal dengan nama Mbah Hasyim Jalakan Padangan.
3 Penerus Beliau
3.1 Murid-murid Beliau
Ulama-ulama yang menjadi murid KH. Hasyim Padangan adalah:
- KH. Baidlowi Lasem
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

