KH.Husein Qadri bin Mufti KH.Ahmad Zaini bin KH.Abdurrahman Al-Banjari di lahirkan pada tanggal 17 Ramadhan 1327 H dari seorang ibu yang sholehah yang bernama Hj.Sanah putri Niangah putri Hamidah binti Mufti H. Jamaluddin putra Syeikh Muhammad Arsyad Al- Banjari.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi Biografi Tuan Guru KH. Husein Qadri Al-Banjari
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
1.2 Keluarga
1.3 Wafat
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Perjalanan Menuntut Ilmu
2.2 Guru
2.3 Pengajar di Pondok Pesantren Darussalam Martapura
3. Teladan
3.1 Jujur dan Peka Terhadap Situasi Masyarakat
4. Untaian Kata Ulama kepada Beliau
5. Karya
6. Referensi
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
KH.Husein Qadri bin Mufti KH.Ahmad Zaini bin KH.Abdurrahman Al-Banjari di lahirkan pada tanggal 17 Ramadhan 1327 H dari seorang ibu yang sholehah yang bernama Hj.Sanah putri Niangah putri Hamidah binti Mufti H. Jamaluddin putra Syeikh Muhammad Arsyad Al- Banjari.
1.2 Keluarga
KH.Husein Qadri Al-Banjari adalah saudara seayah lain ibu dengan KH. Badruddin (Guru Ibad), beliau memiliki beberapa anak diantaranya:
- H.Najmuddin
- H.HasanRusydi
- H.AbdulMuadzdanlainnya.
- H.Najmuddin
- H.HasanRusydi
- H.AbdulMuadzdanlainnya.
- H.Najmuddin
- H.HasanRusydi
- H.AbdulMuadzdanlainnya.
- H.Najmuddin
- H.HasanRusydi
- H.AbdulMuadzdanlainnya.
- H.Najmuddin
- H.HasanRusydi
- H.AbdulMuadzdanlainnya.
- H.Najmuddin
- H.HasanRusydi
- H.AbdulMuadz dan lainnya.
1.3 Wafat
KH. Husin Qadri, ulama besar yang lahir dan dibesarkan di desa Tunggul Irang Martapura, berpulang ke rahmatullah pada hari Jum’at tanggal 26 Jumadil Awal tahun 1387 H. Beliau meninggal dengan tenang karena sakit dan di makamkan persis di depan rumah beliau sendiri, kini di dekat makam beliau ada sebuah langgar.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Perjalanan Menuntut Ilmu
Sejak kecil dia selalu dalam pengasuhan dan pendidikan ayahnya Mufti KH.Ahmad Zaini dan kakeknya yang bernama KH.Abdurrahman (Guru Adu Tunggul Irang) bin KH.Zainuddin Al-Banjari, guru beliau yang utama sekali dalam bidang ilmu adalah kakeknya sendiri yaitu KH.Abdurrahman (guru Adu) yang setiap malam sebelum kakeknya mengaji kepada gurunya KH.Said Wali al-Banjari sehingga ia dapat menguasai berbagai ilmu pengetahuan Agama.
Selain itu beliau juga belajar kepada KH.Kasyful Anwar al-Banjari di kampung Melayu Martapura, kemudian beliau disuruh belajar oleh kakeknya KH.Abdurrahman untuk belajar secara khusus tentang Wifik kepada KH.Zainal Ilmi di desa dalam pagar Martapura.
2.2 Guru
- KH.Ahmad Zaini (Ayah),
- KH.Abdurrahman (Kakek),
- KH.Kasyful Anwar al-Banja
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

