Muawwiyah memeluk Islam ketika penaklukan kota Mekkah 8 hijriyah dan beliau merupakan juru tulis Rasulullah SAW.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar isi Biografi Sahabat Muawwiyah bin Abu Sofyan
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
1.2 Wafat
2. Kisah-kisah
2.1 Memeluk Islam
2.2 Juru Tulis Rasulullah SAW
2.3 Menjadi Khalifah
3. Untaian Kata Sahabat dan Ulama Kepadanya
6. Chart Silsilah
6.1 Chart Silsilah Sanad
7. Referensi
Muawwiyah memeluk Islam ketika penaklukan kota Mekkah 8 hijriyah dan beliau merupakan juru tulis Rasulullah SAW.
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
Muawwiyah bin Abu Sofyan bin Harb bin Umayah Al Qurasyi Al Umawi adalah pendiri Daulat Umaiah di Suriah. Beliau lahir di Mekkah.
1.2 Wafat
Muawwiyah bin Abu Sofyan meninggal pada bulan Rajab tahun 60 H. Beliau dimakamkan di antara Bab al-Jabiyyah dan Bab ash-Shaghir. Disebutkan bahwa usianya mencapai tujuh puluh tujuh tahun. Beliau memiliki beberapa helai rambut Rasulullah dan sebagian potongan kukunya. Beliau mewasiatkan agar dua benda itu di diletakkan di mulut dan kedua matanya pada saat kematiannya. Beliau berkata, “Kerjakan itu, dan biarkan saya menemui Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha penyayang.”
2. Kisah-kisah
2.1 Memeluk Islam
Muawwiyah sempat memusuhi Islam dan akhirnya memeluk Islam ketika penaklukan kota Mekkah 8 hijriyah.
2.2 Juru Tulis Rasulullah SAW
Muawwiyah bin Abu Sofyan sempat belajar tulis, baca, dan matematika, sehingga Rasulullah SAW mengangkatnya menjadi juru tulisnya. Beliau bertugas di Suriah di masa pemerintahan Umar bin Khattab dan Usman bin Affan.
Dan sungguh telah meriwayatkan Imam Muslim didalam Sohihnya dari hadis Ikrimah bin Ammar, dari Abi Zamil Sammak bin Walid dari Ibnu Abbas bahwasanya Abu sofyan Berkata : Wahai Rasulullah berikanlah tiga perkara kepadaku? Rasulullah menjawab: “Ya”. Beliau berkata: perintahkanlah aku supaya memerangi orang-orang kafir sebagaimana dulu aku memerangi orang-orang Islam, Rasulullah menjawab: “Ya”, Beliau berkata lagi: dan Muawiyah engkau jadikan sebagai penulis disisimu? Rasulullah menjawab: “ya”.
2.3 Menjadi Khalifah
Muawwiyah menentanag Ali dan berkonfrontasi dengan Ali dalam perang Shiffin (37 H/657 M) yang berakhir dengan sebuah arbitrase. Beliau dinobatkan menjadi khalifah (40-60 H/661-680 M) di mana ibu kota pemerintahan dia pindahkan ke Damaskus. Beliau termasuk tokoh penakluk ternama dalam sejarah Islam, di mana penaklukannya sampai ke daerah di Lautan Atlantik.
3. Untaian Kata Sahabat dan Ulama Kepadanya
- Sahabat Saad bin Abi Waqqas RA berkata : “Tak pernah saya melihat seorang yang lebih pandai memutuskan hukum selepas Sayyidina Utsman daripada tuan pintu ini ( beliau maksudkan Mu’awiyah) (Al-Bidayah Wa an-Nihayah jilid 8 m.s. 133)
- Sahabat Qabishah bin Jabir berkata: “Tak pernah saya melihat seorang yang lebih penyantun, lebih layak memerintah, lebih hebat, lebih lembut hati dan lebih luas tangan di dalam melakukan kebaikan daripada Mu’awiyah” ( Al-Bidayah Wa an-Nihayah jilid 8 m.s. 135)
- Abdullah bin Mubarak, seorang tabi’in terke
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

