Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Syekh Abdul Hamid Kudus
✓ Terverifikasi Tim Riset

Syekh Abdul Hamid Kudus

1860 – 1915 M · 27.843 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Syekh Abdul Hamid merupakan ulama yang dalam berbagai tulisan di media online dikaitkan dengan Kudus, Jawa Tengah. Sampai saat ini belum ditemukan bukti valid mengenai darah Kudus yang selalu melekat pada diri Syekh Abdul Hamid.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Profil Syekh Abdul Hamid Kudus

  1. Kelahiran
  2. Wafat
  3. Pendidikan
  4. Guru-Guru
  5. Mendirikan Madrasah
  6. Ulama Berdarah Jawa
  7. Karya-Karya
  8. Chart Silsilah Sanad
  9. Referensi

1. Kelahiran

Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Kudus bin Abdul Qadir al-Khathib bin Abdullah bin Mujir Kudus atau yang kerap disapa dengan panggilan Syekh Abdul Hamid Kudus lahir di Mekah, untuk tahunnya, ada dua versi yang berbeda, dalam kitab Mukhtashar Nasyrun Naur waz Zahar menyebutkan bahwa beliau lahir pada tahun 1277 H/1860 M, sedangkan dalam Siyar wa Tarajim lahir pada tahun 1280 H/1863 M.

Beliau merupakan putra dari Syekh Muhammad Ali

2. Wafat

Syekh Abdul Hamid Kudus wafat di Mekah, pada tahun 1334 H/1915 M.

3. Pendidikan

Syekh Abdul Hamid merupakan ulama generasi kedua yang menimba ilmu di al-Azhar setelah Syekh Ahmad Pattani (Thailand). Tidak hanya Mesir, Syekh Abdul Hamid pun menuntut ilmu hingga negeri Syam. Syekh Abdul Hamid sangat produktif dalam menulis berbagai bidang keilmuan, seperti sejarah Nabi dan keluarganya, dan ilmu-ilmu syariat. 

Para ulama besar yang terkenal dan menjadi guru beliau ialah Sayid Ahmad bin Zaini Dahlan, Sayid Utsman Syatha dan saudaranya Sayid Abu Bakri Syatha. Dalam bidang khusus mengenai ushul fiqh, hadis, tafsir dan tasawuf Syekh Abdul Hamid Kudus memperdalamkannya kepada Sayid Husein al-Habsyi. Syekh Abdul Hamid Kudus pula adalah orang kepercayaan Syekh Muhammad bin Sulaiman Hasbullah al-Makki dalam bidang keilmuan setelah Syekh Ahmad al-Fathani.

Hubungan antara Syekh Abdul Hamid Kudus dengan Syekh Ahmad al-Fathani sangat dekat. Syekh Abdul Hamid Kudus selain dilantik sebagai salah seorang pentashih kitab, beliau seringkali diutus oleh Syekh Ahmad al-Fathani ke Mesir dalam urusan cetak mencetak kitab, terutama hubungan dengan Syekh Mushthafa al-Halaby, pemilik syarikat cetak kitab yang terbesar di Mesir pada zaman itu.

4. Guru-Guru

Di antara guru Syekh Abdul Hamid adalah Syekh Muhammad Ali ayahnya sendiri, Syekh Ahmad Zaini Dahlan, Syekh Umar Syatha, Syekh Utsman Syatha, Syekh Bakri Syatha, Syekh Husain bin Muhammad al-Habsyi, Syekh Muhammad bin Abdul Baqi al-Ahdal, Habib Ali bin Abdurrahman al-Habsyi Kwitang dan lain sebagainya.

5. Mendirikan Madrasah

Pada tahun 1343 H/1925 M Syekh Ali Kudus bersama keluarganya pindah dari Mekah ke Jawa Timur mendirikan sebuah madrasah di sana. Selanjutnya pindah pula ke Sulawesi, di sana juga menyebarkan ilmu-ilmu demi memartabat agama Islam yang dianutnya.

6. Ulama Berdarah Jawa

Relasi antara Indonesia (Nusantara) dengan Yaman telah berjalan sejak beratus-ratus abad yang lalu. Van Den Berg, orientalis asal Belanda menyebutkan dalam bukunya Le Hadramaut et Les Colonies Arabes dans L’archipel Indien, migrasi para pedagang dan ulama Hadramaut, Yaman, mulai datang secara masal ke Nusantara sejak akhir abad ke-18. Saat inilah diduga kuat bahwa ayah Syekh Abdul Hamid, Syekh Muhammad Ali, ikut dalam rombongan orang Arab Hadramaut melakukan migrasi ke Nusantara.

Tidak ada data yang pasti menyebutkan kapan ayah Syekh Abdul Hamid sempat bermigrasi ke tanah Jawa. Namun demikian, menurut catatan Van Den Berg, orang Arab Yaman tiba di J

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+