Nama lengkap dan silsilah beliau adalah Shodiq bin Hamzah bin Utsman. Ia lahir di Demak pada tanggal 1 Januari tahun 1954. KH. Shodiq Hamzah terlahir dari keluarga yang amat religius dan merupakan putra kedua dari tujuh bersaudara pasangan K.H. Hamzah Utsman dan Nyai Hj. Rohanah, yang merupakan asli penduduk desa Tambak Roto, Sayung, Demak, Jawa Tengah.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru Beliau
2.3 Mendirikan Pondok Pesantren
3. Penerus Beliau
3.1 Anak-anak Beliau
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1 Karier Beliau
4.2 Karya-karya Beliau
4.3 Penghargaan
5. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
Nama lengkap dan silsilah beliau adalah Shodiq bin Hamzah bin Utsman. KH. Shodiq Hamzah lahir di Demak pada tanggal 1 Januari tahun 1954. Beliau terlahir dari keluarga yang amat religius dan merupakan putra kedua dari tujuh bersaudara pasangan KH. Hamzah Utsman dan Nyai Hj. Rohanah, yang merupakan asli penduduk desa Tambak Roto, Sayung, Demak, Jawa Tengah.
1.2 Riwayat Keluarga
KH. Shodiq Hamzah Menikah dengan Nyai Hajjah Masri’ah Ridwan, dari pernikahan beliau dikaruniai lima orang anak. Yakni Haji Mochammad Shidqon Prabowo, Almarhum Rasyidah Shodiq, Almarhum Lailiyah Shodiq, Haji Mohammad Zam Zami ‘Urif, dan Hajah Hayati Mardliyah.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
Sejak kecil, KH. Shodiq Hamzah memperoleh pendidikan dasar keagamaan yang kuat berasal dari orang tuanya. Ayah beliau mendidik dan mengajarkan langsung dalam pengajaran al-Qur’an dan kitab nahwu al-Jurūmiyyah secara ketat bersamaan dengan pendidikan formal Sekolah Rakyat ketika itu.
Namun, saat terjadi tragedi G30SPKI, KH. Shodiq Hamzah kecil dan teman-temannya terpaksa terhenti bersekolah di jenjang kelas 5 SR atau saat ini dikenal dengan Sekolah Dasar. Sebagai gantinya, beliau kemudian mengikuti pendidikan dasar persamaan. Sesudah itu, KH. Hamzah Utsman menitipkan KH. Shodiq Hamzah kecil ke Pondok Pesantren Futuhiyyah, Suburan, Mranggen, Demak yang diasuh langsung oleh Syaikh Musliḥ Abdurraḥmān al-Marāqi. Dari Pesantren Futuhiyyah inilah, KH. Shodiq Hamzah mendapatkan pengetahuan agama yang mumpuni dan menjadi cikal bakal produktifitasnya dalam berkarya.
2.2 Guru-Guru Beliau
- KH. Hamzah Utsman
- Syaikh Musliḥ Abdurraḥmān al-Marāqi
2.3 Mendirikan Pondok Pesantren
Pesantren Asshodiqiyyah terletak diatas tanah Hak Milik seluas kurang lebih 2,9 Ha telah berdiri sebuah Masjid (Al Mabrur), Pondok Pesantren Putra dan Putri, Gedung SMK, Gedung SMP IT, SD IT dan Gedung yang dibangun akan diperuntukkan Aula, BMT dan KOPONTREN serta Insya Allah ke depannya nanti akan di bangun Perguruan Tinggi (Kebidanan dan Keperawatan). Dari pesantren ini melahirkan banyak tokoh salah satunya ialah Habibburahman el-Shirazy yang lebih dikenal sebagai kang Abiq.
Yayasan Asshodiqiyah didirikan dengan Akte Notaris Nomor 10 tanggal 14 September 1998 diketuai oleh seorang Kyai yang khari
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

