KH. Munawwar adalah putra H Nur (w. 9 Januari 1934) dari Desa Pengulu, Sidayu, Gresik, dan termasuk salah satu keturunan Prabu Brawijaya V
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Wafat
1.3 Riwayat Keluarga
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru
3. Penerus Beliau
3.1 Murid-murid
3.2 Anak-anak
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1 Mendirikan Lembaga Pendidikan Islam
4.2 Karier Beliau
5. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Munawwar adalah putra dari H. Nur (w. 9 Januari 1934) dari Desa Pengulu, Sidayu, Gresik, dan termasuk salah satu keturunan Prabu Brawijaya V.
1.2 Wafat
Beliau wafat pada tahun 1946, tepatnya pada 3 Ramadhan 1365 H atau 1 Agustus 1946.
1.3Riwayat Keluarga
KH. Munawwar memiliki dua istri, yaitu Hj. Fatimah binti H. Abd. Rahman yang dikenal dengan Nyai Munawwar, dan Baroh Kasiatun binti KH. Hasan Lagowe Dukun yang kemudian dikenal dengan Nyai Hj. Taqiyyah. Dari istri pertama lahir tujuh anak, dan dari istri kedua lahir empat anak.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
Perjalanan menuntut ilmu di negeri Arab dimulai dengan bermukim di Makkah, kemudian KH. Munawwar melanjutkan belajar ke Madinah dan berhasil menghafal Al-Qur'an dari Syaikh ‘Abd. Karim Ibnul-Haj Al-Badri. Kali pertama KH. Munawwar kembali dari Tanah Suci beliau mengajar Al-Qur'an di Langgar Panggung di Sidomukti, Giri. Kemudian beliau kembali bermukim di Makkah selama tiga tahun. Sekembalinya dari keberangkatannya yang kedua ini KH. Munawwar mendirikan Pesantren Tahfizul Qur'an di Kauman, Sidayu, pada tahun 1910.
2.2 Guru-Guru Beliau saat Menuntut Ilmu:
- H Nur
- Syaikh ‘Abd. Karim Ibnul-Haj Al-Badri
3. Penerus Perjuangan Ilmu Beliau
3.1 Murid-murid KH. Munawwar di antaranya:
- KH. Ridwan bin KH. Ahmad Qusyairi
- KH. Muhammad bin Sofwan
- KH. Adlan Ali
- KH. Munir Mawardi
- KH. Amin Musthofa
- KH. Abdul Rohman
- KH. Sa‘ad A. Mu‘in
- KH. Hamim Syahid
- KH. Chusen Jenu Tuban
- KH. Tohir
- KH. Hasan Abdillah
- KH. Syahdzili Muhdlor
3.2 Anak-anak beliau:
- KH. Dawud Munawwar
- KH. M. Syafiq Munawwar
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1 Mendirikan Pesantren
Setelah KH. Munawwar kembali dari Tanah Suci beliau mengajar Al-Qur'an di Langgar Panggung di Sidomukti, Giri. Kemudian beliau kembali bermukim di Makkah selama tiga tahun. Sekembalinya dari keberangkatannya yang kedua ini KH. Munawwar mendirikan Pesantren Tahfizul Qur'an di Kauman, Sidayu, pada tahun 1910.
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

