Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Hasan Abdillah
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Hasan Abdillah

1929 – 2012 M · 8.306 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Hasan Abdillah salah satu Ulama sekaligus waliyullah berpengaruh di Banyuwangi, lahir 21 Januari 1929 dari keturunan orang-orang saleh.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1          Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir
1.2       Riwayat Keluarga
1.3       Wafat
 

2          Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1       Mengembara Menuntut Ilmu
2.2       Guru-guru Beliau
2.3       Mengasuh Pesantren

3          Penerus Beliau
3.1       Anak-anak Beliau
3.2       Murid-murid Beliau

4          Karier
4.1       Karier Beliau

5          Karomah Beliau

6          Chart Silsilah 
6.1       Chart Silsilah Sanad

7          Referensi

1 Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1  Lahir
KH. Hasan Abdillah merupakan salah satu Ulama sekaligus waliyullah berpengaruh di Banyuwangi, lahir 21 Januari 1929 dari keturunan orang-orang saleh.

1.2  Riwayat Keluarga
 Beliau menikah dua kali dari istri pertama, yaitu Ny. Hj. Nur Aisyah Gondo Kusumo tiga putra dan dua putri. Dengan istri kedua, Ny. Hj. Sofiah Gondo Kusumo tidak dikaruniai anak. 

1.3  Wafat
KH. Hasan Abdillah wafat pada 19 November 2012, Ia dimakamkan di komplek pemakaman keluarga. 

2  Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau

2.1   Mengembara Menuntut Ilmu
Pesantren pertamanya adalah pesantren penghafal Qur’an yang berlokasi di Sidayu, Gresik, dahulu diasuh oleh KH. Munawwar (salah satu ahli Al-Qur’an). KH. Munawwar sendiri merupakan salah seorang karib dari KH. Munawwir Yogyakarta, KH. Yusuf Hasyim, dan KH. Adnan Ali yang termasuk salah satu seniornya.

Selanjutnya Kiai Hasan Abdillah lanjut mengenyam pendidikan di Pesantren Tebuireng, Jombang, yang ketika itu di asuh langsung oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari. Seperti santri-santri yang lain, Hasan Abdillah muda mendapat perlakuan yang sama sebagai seorang santri.

Setelah dari Tebuireng, Kiai Hasan Abdillah melanjutkan nyantrinya ke Sampang, Madura. Dalam riwayat pendidikan di pulau Madura ini, menurut Kiai Musthafa Helmy selaku putranya belum diketahui persisnya Kiai Hasan Abdillah mengenyam pendidikan di Pesantren/pondok apa, dikarenakan lupa.

Akan tetapi, yang pasti menurut Kiai Washil, Kiai Hasan ketika mau nyantri salah satu pesantren di daerah Sampang sempat ditolak, karena pengasuh pesantren yang dituju Kiai Hasan sudah mengetahui bahwa beliau adalah putra dari KH. Achmad Qusyairi.

Kiai Hasan Abdillah di Pesantren Genggong konon menggeluti tiga mata pelajaran, di antaranya yaitu ilmu fiqih, tasawuf, dan juga ilmu falak. Perlu diketahui juga, bahwa abah dari Kiai Hasan juga ahli ilmu falak. Jadi sangat mungkin kalau Kiai Hasan juga berguru pada abahnya terkait ilmu falak (astronomi).

2

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+