Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Ma’ruf Zubair, Pengajar di Pesantren Ma'hadu 'Ulum Asy-Syar'Iyyah (MUS) Rembang
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Ma’ruf Zubair, Pengajar di Pesantren Ma'hadu 'Ulum Asy-Syar'Iyyah (MUS) Rembang

1958 – 2009 M · 5.496 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Ma’ruf Zubair lahir pada tanggal 22 Mei 1958 M (3 Dlulqo’dah 1377 H) di Sarang. KH. Ma’ruf Zubair tidak menikmati indahnya kasih sayang dari Sang Ayahhanda karena di usianya yang masih sangat belia, beliau ditinggal wafat sang Ayahhanda, KH. Zubair Dahlan.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Menjadi Pengajar

4.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
KH. Ma’ruf Zubair lahir pada tanggal 22 Mei 1958 M (3 Dzulqo’dah 1377 H) di Sarang. KH. Ma’ruf Zubair tidak menikmati indahnya kasih sayang dari Sang Ayahhanda karena di usianya yang masih sangat belia, beliau ditinggal wafat sang Ayahhanda, KH. Zubair Dahlan.

Tepatnya ketika masih berumur 10 tahun. Namun justru dalam waktu yang sangat singkat itu, Islamic character buildin yang ditanamkan KH. Zubair Dahlan sangat terpatri dalam pribadi KH. Ma’ruf Zubair, hingga kelak menjadi tokoh panutan umat.

1.2 Riwayat Keluarga
Setelah kembali ke tanah kelahiran, beliau mempersunting Ibu Nyai Hj. Anis Chanifah binti KH. Moh. Zayadi dari Probolinggo. Dari pernikahan ini, beliau dikaruniani empat putra-putri yaitu: Ng. Mahsunah Hasanah, Ag. Chaizussyaraf, Ag. As’ad Hariri, dan Ag. Ahyad Mas’udi.

1.3 Wafat
KH. Ma'ruf Zubair wafat pada hari Jumat, 7 Ramadhan 1430/28 Agustus 2009 saat berusia 51 tahun.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1 Pendidikan
Di bawah bimbingan langsung KH. Zubair, perjalanan keilmuan KH. Ma'ruf Zubair dimulai. Setelah kepergian sang ayah, beliau mengarungi samudra ilmu yang dipimpin oleh para masyayikh Sarang. Dari seorang Kyai Ma'ruf kecil yang lincah dan menggemaskan, beliau bermetamorfosis menjadi sosok alim yang dihormati banyak orang.

Tersugesti oleh ketenaran ilmiah sang ayah, KH. Ma'ruf Zubair tidak pernah merasa puas dengan pengetahuan yang telah ia dapatkan di Sarang. Semangatnya terus membara untuk mengejar mutiara-mutiara ilmu yang tersembunyi di dasar samudra pengetahuan. Layar pengembaraannya kembali dibentangkan, mengarungi lautan ilmu menuju tempat-tempat baru. Akhirnya, perjalanan keilmuannya menemukan tempat berlabuh di Pondok Pesantren Al-Barokah di Cilacap, Jawa Tengah.

Di bawah bimbingan Syekh Mas’ud bin Muhyidin, KH. Ma'ruf Zubair menajamkan kecerdasan yang diwarisi dari ayahandanya. Beliau mendalami berbagai disiplin ilmu, tidak hanya ilmu agama tetapi juga pengetahuan umum. Wawasannya yang luas membuatnya mampu menguasai beragam bidang ilmu. Keilmuannya telah mengakar dalam dirinya, kokoh dan kuat bagai batu karang yang tak tergoyahkan oleh hempasan tsunami sekalipun.

2.2 Guru-Guru
1. KH. Zubair Dahlan (ayah),
2. Syekh Mas’ud bin Muhyidin.

3. Perjalanan Hidup dan Dakwah

3.1 Menjadi Pengajar
Dengan segudang kemampuan dan keahlian yang dimilikinya, KH. Ma’ruf Zubair dengan antusias berbagi ilmu kepada ribuan umat yang telah menantikannya

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+