Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Ahmad Idris Marzuqi, Pengasuh Pesantren Lirboyo
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Ahmad Idris Marzuqi, Pengasuh Pesantren Lirboyo

1940 – 2014 M · 13.384 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Ahmad Idris Marzuqi, merupakan ulama kharismatik sekaligus pengasuh ke-4 Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, beliau putra dari KH. Marzuqi Dahlan dan Bu Nyai Maryam.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi
1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Mengembara Menuntut Ilmu
2.2  Guru-Guru

3.    Penerus
3.1  Murid-murid

4.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1  Mengasuh Pesantren
4.2  Karier

5.   Referensi

1.  Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir

KH. Ahmad Idris Marzuqi lahir pada 12 Agustus 1940, merupakan ulama kharismatik sekaligus pengasuh ke-4 Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Ayah beliau adalah KH. Marzuqi Dahlan, sedangkan Ibu beliau, Bu Nyai Maryam, merupakan putri ke-6 dari KH. Abdul Karim (pendiri Lirboyo). KH. Ahmad Idris Marzuqi adalah anak kedua dari delapan bersaudara.

1.2 Riwayat Keluarga
Pada usia ke-33 tahun, keilmuan KH. Ahmad Idris Marzuqi semakin matang. Pengalamannya dalam mendidik santri-santri pun sudah tak perlu diragukan lagi. Dengan ilmu dan pengalaman, KH. Ahmad Idris Marzuqi terbentuk menjadi pribadi yang bijaksana. Namun, terdapat secercah kekosongan dalam dirinya. Sepetak bagian di hatinya masih belum berpenghuni.

KH. Ahmad Idris Marzuqi menikahi seorang hafidzah dari Blitar bernama Ning Addiniyah, putri KH. Ahyat. Dan Ning Adin yang pada akhirnya menjadi sosok yang melengkapi keutuhan Gus Idris. Kehampaan di hati Gus Idris sirna karena kehadiran Ning Adin. Ketika itu Ning Adin berusia 18 tahun. Tapi, meski usia keduanya terpaut jauh, bukan berarti keduanya tidak bisa menjadi pasangan yang harmonis.

1.3 Wafat
KH. Ahmad Idris Marzuqi berpulang ke Rahmatullahi di Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya pukul 09.40 WIB, hari Senin 9 Juni 2014.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu

Sejak kecil, KH. Ahmad Idris Marzuqi belajar dan memperdalam ilmu agama di Lirboyo, di bawah bimbingan khusus ayahandanya, yakni KH. Marzuqi Dahlan (pengasuh kedua Pondok Pesantren Lirboyo).

2.2 Guru-Guru
1. KH. Marzuqi Dahlan
2. KH. Mahrus Ali
3. KH. Abdul Karim (Kyai/Mbah Manab)

3. Penerus Perjuangan

3.1 Murid-murid
1. KH. Said Aqiel Siradj
2. KH. Ahmad Fahrurrozi

4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1 Mengasuh Pesantren
KH. Ahmad Idris Marzuqi menyelesaikan seluruh jenjang pendidikan di Lirboyo. Setelah itu, beliau di usia yang masih muda diangkat menjadi mustahiq. Mustahiq adalah sebutan guru kelas di sana. Tugasnya mengajar hampir semua mata pelajaran sekaligus bertindak sebagai wali kelas. Sisa mata pelajaran yang tidak

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+