AGH. Muhmammad Yunus Martan lahir di Wattang Desa Leppangeng Kecamatan Belawa Kabupaten Wajo pada hari Jum’at 28 Muharram 1332 H, bertepatan dengan tahun 1914 M. Ayahnya bernama Anregurutta H. Martan, beliau adalah seorang ulama yang arif dan menguasai ilmu pengatahuan agama Islam, membuka pengajian untuk memberikan taushia kepada masyarakat Islam di Belawa.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
1.2 Wafat
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Masa Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru
3. Penerus
3.1 Murid-Murid
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1 Mengasuh Pesantren
4.2 Karier
4.2 Karya-karya
5. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
AGH. Muhmammad Yunus Martan lahir di Wattang Desa Leppangeng, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo pada hari Jum’at 28 Muharram 1332 H, bertepatan dengan tahun 1914 M. Ayahnya bernama Anregurutta H. Martan, beliau adalah seorang ulama yang arif dan menguasai ilmu pengatahuan agama Islam, membuka pengajian untuk memberikan taushia kepada masyarakat Islam di Belawa. Beliau AG. H. Martan diangkat menjadi Qadhi pertama waktu itu.
1.2 Riwayat Keluarga
Pada Tahun 1953 beliau menikah dengan Hajjah Baru (H. Karitini) seorang gadis kembang Desa Mudah belia berusia 12 Tahun. Dari perkawinannya ini mereka dikaruniai putra-putri sebanyak tujuh orang yakni Hj. Fatimah, Hj. Faridhah, Prof. Dr. H. Rafii Yunus Martan, MA., Ph.D., Hj. Ruqaiyyah (Istri almarhum Prof. Dr. H. Abd. Rahman Musa), Hj. Zaenab BA., Dra. Hj. Ummu Kalsum M.Ag., (istri Prof. Dr. Abd. Karim Hafid, MA), dan Hj. Khusniah, BA (istri Drs. H. Muhammad Rum Nessa, SH., MH., Sekertaris Mahkama Agung 2005. Pada tahun 1965 istri Gurutta Yunus berpulang kerahmatullah.
Setelah istri pertamanya meninggal dunia, Anregurutta H. Muhammad Yunus Martan menikah kembali dengan seorang gadis dari Belawa yang bernama Hj. Husna (13 tahun) pada tahun 1966 dari perkawinannya tersebut mereka dikaruniai lima orang putra putri yaitu Warda (Istri Drs. H. Husain Malik), Kafrawi, Nurul Huda, Nur Fadillah dan Iqbal.
1.3 Wafat
Beliau berpulang ke Ilahi pada hari Selasa 22 Juli 1986, setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam Faisal Makassar.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
Sejak masa kecilnya beliau selalu ikut pada kedua orang tuanya dan bahkan diikut sertakan menuaikan ibadah haji sebelum masuk sekolah rakyat. Beliau menuaikan ibadah haji sebanyak tujuh kali. Selama bermukim di Makkah beliau mengikuti pendidikan di Madrasah Al-Falah, serta mengikuti pengajian khalaqah di Masjid Haram yang diberikan oleh para ulama dari berbagai penjuru dunia.
Setelah H. Muhmmad Yunus menyelesaikan pendidikannya pada Madrasah Al-Falah di Makkah dan melanjutkan pada pesantren di Masjid Al-Haram Makkah.
2.2 Guru-Guru
1. Anregurutta H. Martan
2. Andi Mappangewa
3. Sayyid Alawi Al-Maliki
4. Sayyid Amin Kutbi
5. Syekh Hasan Al-Masysyath
6.
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

