Habib Syekh Abdul Rahim Puang Makka Ulama Nahdlatul Ulama Makassar Sulawesi Selatan
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi Profil Habib Syekh Abdul Rahim Puang Makka (Habib Puang Makka)
Kelahiran
Habib Syekh Sayyid Abd Rahim Assegaf Puang Makka atau yang kerap disapa dengan panggilan Habib Puang Makka lahir pada 14 September 1960 di Makassar.
Pendidikan
Sejak kecil, Habib Puang Makka memulai pendidikannya dengan menempuh pendidikan formal SD, SMP, SMA di Makassar, hingga meraih gelar sarjana di Sospol UNHAS.
Selain menempuh pendidikan formal, beliau juga menempuh pendidikan non formal dengan nyantri selama 6 tahun (1975-1982) di Pesantren Tebuireng Jombang yang ddirikan oleh KH. Hasyim Asy'ari.
Setelah selesai di Pondok Tebuireng, Puang Makka melanjutkan pendidikannya dengan memperdalam ilmu tarekat dan mengasah kesufiannya.
Guru sekaligus ulama tarekat sebagai tempat belajar selanjutnya adalah Habib Husein al-Habsy di Probolinggo, Kraksaan. Kemudian melanjutkan lagi dengan belajar kepada Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya di Pekalongan. Juga kepada Habib Husen Assegaf di Gresik, dan KH. Mujni di Purwokerto.
Selain yang telah disebutkan di atas, beberapa ulama lainnya di Jawa yang dijadikan tempat tabarruk dan dari ulama itu, Habib Puang Makka memperoleh ijazah tarekat dari KH. Mufid Mas’ud di Pandanaran, KH. Lutfi Hakim di Meranggen Demak, KH. Dimyati di Tasik, KH. Latifi Bedawi di Kodong Legi Malang, KH. Abd. Karim di Porodadi, dan KH. Abd. Majid di Probolinggo.
Ketika tabarrukan dan menerima ijazah tarekat dari beberapa ulama seperti yang telah disebutkan, Puang Makka juga nyantri di Pesantren Asshiddiqiyah, Kedoya Selatan Kebun Jeruk, yang diasuh KH. Noer Muhammad Iskandar SQ. Sambil nyantri, Habib Puang Makka intens mengikuti pengajian tasawuf pada Prof. Dr. Buya Hamka dan Dr. KH. Idham Khalid di Jakarta.
Selanjutnya selama dua tahun, 1987-1989, Puang Makka kembali memperdalam ilmunya di hadapan Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya di Pekalongan.
Peranan di Nahdlatul Ulama (NU)
Sebagai tokoh Nadhlatul Ulama (NU) yang turut membesarkan Ansor dan Banser. Pada tahun 1989-1992 karena aktif sebagai salah satu unsur Ketua Dewan Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor (DPP GP Ansor), maka Habib Puang Makka pindah ke Jakarta, namun dalam setiap waktu luangnya mengunjungi sang guru di Pekalongan Jawa Tengah.
Selain itu, beliau juga pernah menjadi Mustasyar PCNU Makassar sejak tahun 1995 sampai s
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

