Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Abdul Madjid Ma’roef QS RA, Pengasuh Pesantren Al Munadhoroh, Kediri
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Abdul Madjid Ma’roef QS RA, Pengasuh Pesantren Al Munadhoroh, Kediri

1918 – 1989 M · 55.381 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Dari Sifat dan Kepribadian KH. Abdul Madjid Ma'roef QS RA terciptalah kehidupan rumah tangga yang jauh dari perselisihan dan tidak pernah terjadi pertengkaran. Kalaupun ada kesalahan yang telah dilakukan, masing-masing sibuk mengkoreksi kesalahannya sendiri.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Kehidupan Rumah Tangga
3.2  Aktif di Organisasi

4.    Referensi

1.  Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
KH. Abdul Madjid Ma’roef QS RA lahir pada hari Jumat Wage malam 29 Ramadhan 1337 H atau bertepatan pada 20 Oktober 1918 M. Beliau merupakan putra ketujuh dari sembilan bersaudara, dari pasangan KH. Muhammad Ma’roef RA (pendiri Pondok Pesantren Kedunglo Al-Munadharah) dengan Nyai Hasanah (putri Kyai Sholeh Banjar, Melati Kediri). KH. Abdul Madjid Ma’roef QS RA lahir di lingkungan pesantren yang luas namun sepi hal ini dikarenakan jumlah santri yang tak pernah lebih dari empat puluh orang.

1.2 Riwayat Keluarga
KH. Abdul Madjid Ma'roef QS RA semakin tampak dewasa dan matang terlebih di usia yang ke 27 beliau hampir menguasai seluruh ilmu ayahnya (KH. Mohammad Ma'roef). Banyak gadis yang mengidamkan beliau karena di samping beliau dikenal sebagai putra kyai yang mashyur dan makbul doanya, beliau adalah sosok pemuda alim berwajah tampan.

Namun dari sekian banyak gadis yang ditawarkan kepada beliau, akhirnya KH. Abdul Madjid Ma'roef QS RA menjatuhkan pilihannya kepada gadis bernama Nyai Shofiyah yang baru berusia 16 tahun putri dari Moh. Hamzah dengan Umi Kulsum, buyut KH. Mansyur pendiri kota Tulungagung yang mendapat tanah perdikan dari Sri Sultan Hamengkubuwono II karena telah berhasil mengeringkan sumber Tulung Agung dan kini menjadi Alun-Alun Kota Tulungagung.

Nyai Shofiyah merupakan putri ketujuh dari dua belas bersaudara. Pernikahan antara Kyai Abdul Madjid dengan Nyai Shofiyah dikaruniai empat belas anak, yaitu: Unsiyati (Almh) meninggal pada usia empat bulan, Nurul Ismah, Khurriyatul Abadiyah (Almh) meninggal pada usia limabelas bulan, Tatik Farikhah, Abdul Latif Madjid, Abdul Hamid, Fauziyah (Almh) meninggal pada usiatujuh bulan, Djauharotul Maknunah, Istiqomah, Muhammad Hasyim Asy’ari (Alm) meninggal pada usia tujuh belas bulan, Tutik Indiyah, Ahmad Syafi Wahidi Sunaryo, Husnatun Nihayah, dan Zaidatun Inayah.

1.3 Wafat
Pada saat Mujahadah Kubro di bulan Rajab tahun 1989 kondisi KH. Abdul Madjid Ma’roef QS RA kurang sehat, kontan saja Mujahadah Kubro dalam rangka memperingati peristiwa Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW menjadi lain dari biasanya. Apalagi pada malam pertama, kedua dan ketiga Mbah Yai tidak hadir secara langsung ketempat acara untuk menyampaikan fatwa dan amanat.

Syukur alhamdulillah, karena kasih sayang Mbah Yai kepada para pengamal, beliau berkenan menyampaikan fatwa terakhir di malam terakhir pelaksanaan mujahadah kubro meski dari kamar dalem tengah. Pada kesempatan tersebut beliau meng-ijasahkan Shalawat Wahidiyah kepada seluruh hadirin untuk diamalkan dan disiarkan dengan kalimat, "ajaztukum bihadzihis shalawatil wahidiyyati fil amali wan nasyri".

Setelah itu kondisi kesehatan beliau semakin menurun, walau demikian beliau masih juga berkenan mengisi pengajian. Begitulah beliau Mbah Yai QS wa RA, di saat-saat akhir hayatnya beliau masih membimbing dan mentarbiyah pengikutnya.

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+