Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Abu ‘Amar, pengasuh Pesantren Jamsaren
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Abu ‘Amar, pengasuh Pesantren Jamsaren

wafat 1965 M · 21.311 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Slamet Abdul Kholiq atau yang biasa dipanggil dengan KH. Abu ‘Amar lahir di Desa Pengkol, Kaligawe, Pedan, Klaten. Beliau merupakan keturunan dari para ulama pejuang. Ayahnya bernama KH. Abdul Ghoniy bin KH. Maulani bin KH. Muqoyyad bin KH. Muqdi (Mukowi) bin KH. Fatuhuddin Makam Gumantar.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Peranan di Nahdlatul Ulama (NU)

4.    Chart Silsilah Sanad
5.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir

KH. Slamet Abdul Kholiq atau yang biasa dipanggil dengan KH. Abu ‘Amar lahir di Desa Pengkol, Kaligawe, Pedan, Klaten. Beliau merupakan keturunan dari para ulama pejuang. Ayahnya bernama KH. Abdul Ghoniy bin KH. Maulani bin KH. Muqoyyad bin KH. Muqdi (Mukowi) bin KH. Fatuhuddin Makam Gumantar. Kakek buyut KH. Abu ‘Amar, KH. Muqoyyad, merupakan seorang Panglima Perang yang ikut berperang bersama Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa (1825-1830) dan mendapatkan julukan Singawaspada.

Di daerah Klaten, KH. Muqoyyad berjuang bersama KH. Imam Rozi Singamanjat Tempursari Klaten. KH. Muqoyyad yang memiliki senjata bernama “KH. Royyan” gugur dan dimakamkan di Juwiring.

1.2 Riwayat Keluarga
KH. Abu ‘Amar melepas masa lajangnya dengan menikahi salah satu putri KH. Idris. Beliau dikaruniai 3 orang anak (belum sempat diberi nama, Badrul Ma’ali/M. Hilal, dan Ali Darokah).

Hingga akhir hayatnya, beliau menikahi 3 istri dan KH. Abu ‘Amar dikaruniai 21 anak (10 laki-laki dan 11 perempuan).

1.3 Wafat
KH. Abu ‘Amar wafat pada hari Senin 3 Jumadil Akhir 1385 H atau 29 Agustus 1965 M. Beliau dimakamkan di Pemakaman Haji Pajang.

Sepeninggal KH. Abu ‘Amar, estafet pengasuh Pesantren Jamsaren kemudian diserahkan kepada salah satu putranya, KH. Ali Darokah (wafat 1997). Sedangkan salah satu putrinya yang bernama Nyai Hj. Umul Kirom diperistri KH. Abdussomad Nirbitan (salah satu tokoh NU Solo, sejak tahun 1930-an).

KH. Abdussomad bersama KH. Imam Ghozali, dan KH. As’ad inilah yang kemudian merintis berdirinya Madrasah Al-Islam Surakarta. Hingga sekarang, Pesantren Jamsaren dan Madrasah Al-Islam, masih tetap eksis keberadaannya dan semoga menjadi jariyah bagi para pendahulunya.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan

Sejak kecil, KH. Abu ‘Amar mendapatkan pendidikan agama dari sang ayah, yang kemudian diperdalam dengan nyantri ke sejumlah pesantren, di antaranya Pondok Ngadirejo Klaten di hadapan KH. Ahmad. Kemudian, berpindah ke Pesantren Jenengan Sala yang diasuh KH. Fadil Katib Arum.

Setelah itu, beliau nyantri di Kediri Jawa Timur, selanjutnya beliau belajar di Pesantren Jamsaren Solo yang kala itu diasuh KH. Muhammad Idris. Kemudian pindah k

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+